Kunjungi Wahid Institute, Ini yang Dibicarakan Petinggi PDIP
Senin, 05 Februari 2018 -
MerahPutih.com - DPP PDIP menyambangi markas Wahid Institute, Senin (5/2) siang. Dalam pertemuan tersebut, Putri Gusdur itu mengaku membicarakan berbagai hal termasuk soal kuliner Nusantara.
"Intinya berbincang macam-macam mulai dari kuliner sampai ancaman kebangsaan," kata Direktur Eksekutif The Wahid Institute Yenny Wahid usai menggelar pertemuan tertutup di kantor Wahid Institute Menteng Jakarta Pusat, Senin (5/2).
Menurutnya, kekayaan lokal wisdom Nusantara perlu dikuatkan kembali untuk mengangkat perekonomian masyarakat. Untuk itu perlu adanya kampanye masif khususnya kuliner.
"Nah, yang perlu dilakukan adalah penguatan keindonesian, terutama lokal wisdom, budaya lokal, khususnya mengkampnyekan kuliner indonesia," ujarnya.
Selain itu, lanjut Direktur Wahid Institute ini, pembicaraan difokuskan soal menanggulangi ancaman terhadap ideologi bangsa, Pancasila dan UUD 1945.
Yenny mengatakan perlu adanya kesepahaman dan sinergitas dalam menyelesaikan masalah tersebut. Membangun toleransi dan kebangsaan untuk menguatkan stabilitas bangsa dan negara.
"Soal kebangsaan, ancaman yang bisa mengancam Pancasila dan UUD dan komitmen bersama untuk mencari solusi untuk masalah itu," tandasnya.
Karenanya, Wahid Institute memerlukan kerjasama dengan seluruh pihak khususnya PDIP yang mempunya basis massa hingga pedesaan.
"Kami mohon bantuan terutama yang berafiliasi dengan PDIP untuk penguatan ekonomi dan toleransi di daerah tersebut," tuntasnya. (Fdi)