Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang dan Angin Kencang 27-31 Juli 2026

Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026

Merahputih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data potensi peningkatan hujan intensitas sedang dan teror angin kencang pada berbagai kota di Indonesia.

Baca juga:

BMKG Rilis Peta Sebaran Cuaca Ekstrem Indonesia 22 Juli 2026, Kota-Kota Ini Berpotensi Hujan Petir Hingga Berawan

BMKG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan atas pergeseran pola cuaca ekstrem.

Masyarakat perlu mengantisipasi dampak cuaca panas dan kondisi udara lebih kering saat memasuki musim kemarau,

tulis BMKG.

Peta Persebaran Wilayah Rawan Cuaca Ekstrem

Laporan resmi BMKG memetakan belasan daerah rawan curah hujan sedang hingga potensi angin kencang. Sektor penerbangan, pelayaran, serta aktivitas darat diimbau terus memantau pembaruan data meteorologi berkala.

Rincian data wilayah mengalami potensi cuaca ekstrem di Indonesia:

  • Daerah Waspada Hujan Sedang: Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, serta Papua Pegunungan.

  • Daerah Waspada Angin Kencang: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

  • Faktor Risiko Utama: Pohon atau dahan tumbang, baliho roboh, genangan air, serta sambaran petir secara mendadak.

Mitigasi Bahaya Karhutla Dan Kesehatan Tubuh

BMKG menyoroti ancaman kemunculan titik panas (hotspot) seiring menguatnya kondisi kering tanah. Pemerintah daerah bersama warga lokal memikul tanggung jawab mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada kawasan rawan seperti lahan gambut, semak belukar, serta hutan kering.

Ilustrasi.

Aktivitas pembakaran sampah atau pembukaan lahan secara sembarangan sangat melanggar imbauan keselamatan.

“Masyarakat diimbau menggunakan pelindung atau tabir surya guna mengurangi paparan langsung sinar matahari serta menjaga kecukupan cairan tubuh,” ungkap BMKG.

Baca juga:

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG 21-23 Juli 2026: 28 Kota dari Sumatera Hingga Papua Siap-Siap Dihantam Angin Kencang

BMKG juga mengingatkan agar warga segera melaporkan temuan titik api kepada pihak berwenang sebelum kebakaran meluas.

Masyarakat disarankan menghindari tempat berteduh di bawah papan reklame, bangunan rapuh, atau pohon tinggi sewaktu hujan disertai angin kencang menerjang.

Baca Artikel Asli