Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Korlantas Polri Ubah Wajah Polisi Lalu Lintas, dari Citra Buruk Kini Berbasis Teknologi hingga Lebih Berempati

Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026

MERAHPUTIH.COM - KAKORLANTAS Polri Irjen Agus Suryonugroho menetapkan pergeseran paradigma besar-besaran dalam tubuh polisi lalu lintas (polantas). Ia mengatakan fungsi polantas saat ini sudah bertransformasi secara modern menjadi pelayanan yang humanis, prediktif, dan berbasis teknologi.

Menurut Agus, pendekatan lama yang memosisikan polantas hanya sebagai penindak pelanggaran sudah tidak lagi relevan dengan tantangan kompleksitas mobilitas masyarakat modern.

“Saat ini, kami memperkuat transformasi sistem lalu lintas berbasis digital,” jelas Agus dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/5).

Penguatan instrumen teknologi seperti ETLE Drone hingga perluasan ETLE Mobile Handheld bukan semata-mata untuk penegakan hukum, melainkan langkah strategis menghadirkan sistem pengawasan yang transparan, objektif, dan minim sekat birokrasi sesuai instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Melalui pengelolaan lalu lintas berbasis data atau data-driven traffic management, polantas masa kini didorong untuk mampu memprediksi dan mencegah risiko kecelakaan sejak awal, bukan hanya hadir saat kemacetan telah terjadi.



Lebih dariapada sekadar pembaruan perangkat teknologi, Korlantas juga mendorong reformasi kultural yang menyentuh langsung aspek humanis melalui program 'Polantas Menyapa dan Melayani'.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho



Program ini dirancang untuk mengubah wajah Polantas agar menjadi sosok pelindung yang inklusif dan dekat di hati masyarakat. Agus menambahkan tantangan lalu lintas hari ini jauh lebih kompleks. Pertumbuhan volume kendaraan, perkembangan teknologi, hingga budaya digital menuntut perubahan pendekatan yang lebih presisi.

Baca juga:

Korlantas Polri Luncurkan E-TLE Drone Mobile dengan Teknologi Face Recognition

Dia menyebut fungsi lalu lintas modern harus menjadi wajah negara yang paling dekat dengan rakyat. “Karena setiap hari masyarakat bertemu polisi lalu lintas di jalan, sikap humanis, empati, dan pelayanan yang tulus akan lebih membekas daripada sekadar penindakan," ujar Irjen Agus.

Ia menegaskan seluruh jajaran lalu lintas di Indonesia berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan di masa depan. Jika dahulu lalu lintas dibangun dengan ketegasan, hari ini lalu lintas harus disempurnakan dengan keselamatan, kemanusiaan, dan teknologi.

“Karena tujuan akhir dari fungsi lalu lintas bukan hanya jalan yang tertib, melainkan masyarakat yang selamat," pungkas Agus.(knu)

Baca juga:

Polisi Pasang Kamera Tilang di Perlintasan Sebidang, Korlantas: Upaya Pencegahan

Baca Artikel Asli