MerahPutih.com - Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas) mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 guna memastikan arus mudik dan balik berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga mencakup pengamanan secara menyeluruh selama periode libur panjang.
“Jadi rangkaian bulan suci Ramadan, Idulfitri, dan Hari Raya Nyepi harus aman. Aman dari sisi Harkamtibas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), dan lancar dalam sisi Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) itu yang terpenting,” ujar Agus di Jakarta, Selasa (7/4).
Baca juga:
Apa Itu Operasi Ketupat 2026 Dan Bagaimana Polisi Kerja Amankan Lebaran? Simak Penjelasannya
Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Polri terlebih dahulu melakukan evaluasi dari penyelenggaraan tahun sebelumnya. Evaluasi ini menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan balik.
“Salah satunya adalah bagaimana kelancaran arus lalu lintas, keselamatannya, bagaimana kita bisa memutuskan manajemen lalu lintas, termasuk juga sosialisasi tentang operasi ketupat, komunikasi publik, dan lain sebagainya,” jelas Agus.
Dalam pelaksanaannya, Korlantas Polri mengedepankan pemanfaatan teknologi digital guna mendukung pengambilan keputusan di lapangan. Sejumlah teknologi seperti ETLE drone, radar traffic counting, hingga command center digunakan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time.
“Operasi ketupat memang harus aman, selamat, tertib, dan lancar,” lanjut Kakorlantas Polri.
Baca juga:
Keberhasilan Operasi Ketupat 2025 turut menjadi pijakan penting untuk peningkatan di tahun 2026. Tahun ini, Polri menekankan penguatan teknologi sekaligus pendekatan humanis kepada masyarakat.
Selain mengatur lalu lintas, kehadiran Polri juga difokuskan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melakukan perjalanan ke kampung halaman.
Agus menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita pastikan polri hadir bukan hanya mengatur lalu lintas tetapi memastikan bahwa perjalanan bahagia selamat sampai tujuan,” tutup dia. (Knu)