MerahPutih.com - Jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia selama proses Pemilu serentak 2019 terus meningkat. Data terbaru Komisi Pemilihan Umum (KPU) petugas KPPS yang meninggal dunia mencapai 304 orang hingga sore ini.
“Petugas yang wafat sudah 304, lalu data yang sakit mencapai 2.209. Total petugas yang mendapat bencana hingga 2.513,” kata Sekjen KPU, Arif Rahman Hakim, dalam keterangannya, Selasa (30/4).
Sementara itu, Ketua KPU, Arief Budiman mengatakan, pihaknya akan segera menyalurkan dana santunan bagi petugas yang mengalami musibah. Sebelum penyaluran, KPU berencana memvalidasi data petugas yang mengalami musibah.
“Misalnya, ada seseorang meninggal, ahli warisnya siapa, tinggalnya di mana, benar enggak dia penyelenggara Pemilu, nah, kan banyak hal yang harus diklarifikasi,” ucap Arief.
Arief percaya, anggaran KPU tersedia menyalurkan santunan kepada petugas KPPS yang tertimpa musibah. Setidaknya, KPU membutuhkan anggaran sebesar Rp 40 Miliar untuk memberikan santunan.
“Ya, semoga (cukup), nanti kan kami hitung semua, berapa banyaknya, kalau untuk yang meninggal insya Allah cukup, tetapi kan yang sakit jumlahnya tambah terus,” tutup orang nomor satu di KPU itu. (Knu)