Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah

Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026

MerahPutih.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyatakan dukungan penuh terhadap program 150 ribu beasiswa jenjang D4 dan S1 bagi guru yang digulirkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan sekaligus memperkuat kompetensi para tenaga pengajar di seluruh Indonesia.

Saya mendukung penuh program penyediaan 150 ribu beasiswa bagi guru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang D4 maupun S1. Ini merupakan investasi penting bagi masa depan pendidikan Indonesia,

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani.

Lalu Hadrian menegaskan, Selasa (2/6), bahwa guru merupakan ujung tombak dalam pembangunan pendidikan nasional.

Karena itu, peningkatan kualifikasi akademik para guru harus menjadi prioritas bersama guna mendukung kualitas pembelajaran dan mencetak generasi masa depan yang lebih kompetitif.

Baca juga:

Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri

Usulkan Penambahan Kuota Beasiswa

Legislator asal Dapil II NTB tersebut juga mengusulkan agar kuota beasiswa dapat ditingkatkan pada masa mendatang.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa penambahan kuota harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal negara agar program dapat berjalan secara berkelanjutan.

"Jika memungkinkan, kuota beasiswa ini bisa ditingkatkan lagi. Tentu dengan memperhitungkan kapasitas fiskal dan kemampuan anggaran negara," katanya.

Sosialisasi Diminta Menjangkau Daerah

Menurut Lalu Hadrian, program ini sangat dinantikan oleh para guru di berbagai daerah yang belum memiliki kualifikasi sarjana.

Karena itu, ia meminta Kemendikdasmen segera melakukan sosialisasi secara masif ke sekolah-sekolah agar informasi mengenai program beasiswa dapat diterima secara merata.

Ia juga mengingatkan agar distribusi informasi tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi menjangkau daerah-daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses pendidikan.

Baca juga:

Prabowo: Gaji Guru dan ASN Kecil karena Kekayaan RI Banyak Mengalir ke Luar Negeri

Komisi X DPR turut memberikan perhatian terhadap mekanisme seleksi program beasiswa.

Pemerintah diminta menyederhanakan proses administrasi dan persyaratan yang dinilai sering menjadi kendala bagi guru, terutama mereka yang berada di wilayah terpencil.

“Proses pengajuan beasiswa tidak boleh berbelit-belit. Persyaratannya juga harus dibuat sederhana dan mudah dipenuhi agar semakin banyak guru yang dapat memanfaatkan program ini,” tegasnya.

Baca juga:

Jangan Sampai Membebani Sekolah, Komisi X DPR Minta Pemerintah Siapkan Guru Bahasa Prancis

Sebagai mitra kerja pemerintah, Komisi X DPR RI menyatakan siap mengawal pelaksanaan program sekaligus membantu proses sosialisasi ke berbagai daerah.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan dana beasiswa dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh para guru yang membutuhkan dukungan pendidikan lanjutan. (Pon)

Baca Artikel Asli