Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kirim 10 Ribu Masker ke Depok, Ridwan Kamil: Itu Hanya untuk Orang yang Sakit

Zulfikar Sy - Selasa, 03 Maret 2020

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Kang Emil menegaskan bahwa penularan virus corona (COVID-19) yang menimpa dua warganya bukan di daerah Depok, tetapi di Jakarta.

"Locus-nya di Jakarta, jadi belum ada bukti bahwa kota Depok sudah tertular virus corona (COVID-19)," kata Ridwan Kamil ketika mengunjungi Rumah Sakit tempat pertama kali pasien positif COVID-19 dirawat di Depok, Senin (2/3) malam, dikutip Antara.

Baca Juga:

Industri Film Hollywood Juga Terkena Dampak Virus Corona

Ia mengatakan, kebetulan warga yang tertular tersebut merupakan warga yang tinggal di Depok dan mempunyai KTP Depok.

Dalam kedatangannya ke Depok, Gubernur Jawa Barat memberikan bantuan masker sebanyak 10 ribu buah untuk warga Depok.

"Saya dititipkan 10 ribu masker ini ke Wali Kota Depok untuk dibagikan kepada warga Depok yang sakit atau yang dianggap perlu diberikan," katanya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam diskusi terfokus yang diadakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Senin (2/3/2020). ANTARA/Dewanto Samodro
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam diskusi terfokus yang diadakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Senin (2/3/2020). ANTARA/Dewanto Samodro

Gubernur mengatakan, mobil boks pengangkut masker akan tiba malam ini juga dan akan langsung diserahkan ke Pemerintah Kota Depok.

Dia berharap Pemkot Depok bisa mengatur pemberian masker bagi warga yang sakit dan petugas kesehatan yang sering bersentuhan dengan orang sakit.

Baca Juga:

Cara Efektif untuk Mencegah dan Terhindar dari Virus Corona

Ridwan Kamil juga mengimbau kepada masyarakat yang masih sehat agar tidak memborong masker di pasaran agar pasokan masker bagi warga sakit dan petugas kesehatan masih tetap terjaga.

"Masker itu hanya untuk orang yang sakit, yang sehat jangan membeli masker berlebihan. Ini untuk menjaga suplai masker di pasaran," katanya. (*)

Baca Juga:

Gejala, Penularan, dan Bagaimana Seseorang Dinyatakan Negatif Corona

Baca Artikel Asli