MERAHPUTIH.COM - KETUA DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mengapresiasi langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong transformasi ekonomi dan memperkuat kemandirian nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Meski demikian, Sultan menilai masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi Indonesia.
"Setiap presiden memiliki peran dan capaian historis dalam perjalanan bangsa. Kesinambungan kepemimpinan pada akhirnya harus bermuara pada tujuan memperkuat daerah dan kedaulatan Indonesia," kata Sultan saat memberikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8).
Ia menilai pemerintah telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengembalikan penguasaan negara atas bumi, air, serta kekayaan alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Menurut Sultan, langkah tersebut sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945. Sultan menggambarkan proses transformasi ekonomi yang dilakukan pemerintah seperti upaya mencabut duri yang tertancap dalam daging.
Baca juga:
Ketua DPD Apresias Swasembada Pangan Kurang dari 2 Tahun, Mimpi Lama Jadi Nyata
Proses tersebut dinilai tidak mudah karena dapat menimbulkan rasa sakit dalam jangka pendek, tetapi diperlukan agar persoalan struktural dapat diselesaikan
Duri itu ialah ketergantungan pada impor, rendahnya nilai tambah sumber daya alam, praktik under invoicing, transfer pricing, inefisiensi, dan berbagai hambatan yang menggerus daya saing nasional.
Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua DPD RI
Ia mengatakan persoalan-persoalan tersebut menjadi tantangan yang harus diatasi untuk membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat. Sultan menilai transformasi ekonomi membutuhkan keberanian pemerintah dalam mengambil keputusan yang tidak selalu mudah.
Kebijakan untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, mengurangi ketergantungan terhadap impor, serta memperbaiki efisiensi ekonomi dinilai penting untuk memperkuat daya saing Indonesia.
"Transformasi ekonomi menuntut keberanian mengambil keputusan yang tidak mudah demi memperkuat fondasi ekonomi nasional dan mewujudkan Indonesia yang lebih berdaulat, maju, dan berdaya saing," tegas Sultan.
DPD RI, lanjut dia, berharap agenda transformasi ekonomi tetap memperhatikan kepentingan daerah dan masyarakat.
Dengan demikian, penguatan kedaulatan ekonomi tidak hanya tercermin dari meningkatnya penguasaan negara atas sumber daya alam. Menurut Sultan, keberhasilan transformasi juga harus terlihat melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.(Pon)
Baca juga:
Pimpinan DPR dan DPD Tinjau Persiapan Sidang Tahunan MPR dan Pidato Kenegaraan