Jadwal Full Moon Oktober 2026, Asal Nama Hunter's Moon dan Cara Memotretnya

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Jadwal Full Moon Oktober 2026, Asal Nama Hunter's Moon dan Cara Memotretnya

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Puncak fenomena Full Moon Oktober 2026 atau yang sering dikenal sebagai Hunter's Moon 2026 akan bersinar maksimal dan menghiasi langit pada 12:11 a.m. EDT (0411 GMT) 26 Oktober 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.

Buat kamu para penikmat langit, ini adalah momen paling pas untuk melihat keseluruhan piringan bulan yang menyala sempurna tanpa tertutup bayangan sedikit pun.

Pastikan kamu mencatat jadwal bulan purnama ini agar bisa langsung menikmati salah satu pertunjukan visual paling cantik dari alam semesta.

Baca juga:

Jadwal Fenomena Gerhana 2026: Dari Cincin Api Hingga Gerhana Matahari Total

Menjelang puncak Hunter's Moon, kamu mungkin bakal melihat siluet bulan ini mulai mengintip di ufuk timur saat matahari terbenam pada 26 Oktober.

Menariknya, fenomena bulan purnama ini sering kali tampil dengan rona kuning keemasan atau oranye tipis yang eksotis akibat pantulan cahaya yang menembus atmosfer tebal di dekat cakrawala.

Selain warnanya yang magis, jadwal purnama Oktober ini juga sering bikin orang tertipu karena bulan terlihat sangat raksasa, padahal itu murni Moon Illusion alias ilusi optik dari otak kita saat membandingkan ukuran bulan dengan objek di sekitarnya.

Kenapa Sih Dinamakan Hunter's Moon?

Ilustrasi



Kalau diterjemahkan, namanya berarti 'Bulan Pemburu'. Usut punya usut, nama unik ini bukan cuma karangan bebas. Menurut Old Farmer's Almanac, penamaan ini punya nilai sejarah yang kental.

Bulan ini secara tradisional terbit di sekitar waktu ketika para petani telah memanen ladang, sehingga memudahkan para pemburu untuk melihat dan menangkap hewan liar sebagai persiapan stok makanan menghadapi musim dingin,

tulis Old Farmer's Almanac.

Nggak cuma itu, berbagai budaya punya sebutan beda-beda buat bulan purnama ini:

  • Suku Cree: Menyebutnya Migrating Moon karena burung-burung mulai terbang migrasi ke selatan.

  • Suku Ojibwe & Haida: Mengenalnya sebagai Ice Moon atau Bulan Beku.

  • Bangsa Kelt (Eropa): Mengistilahkannya dengan Seed Fall Moon.

  • Tradisi Hindu: Bertepatan dengan Kojagiri Purnima. Kata Kojagiri sendiri berarti "siapa yang terjaga". Umat Hindu biasanya berpuasa dan begadang semalaman untuk memohon berkah kesejahteraan dari Dewi Lakshmi.

Jadwal Puncak Full Moon Oktober 2026 di Berbagai Negara

Biar kamu gampang nyesuain waktu buat nongkrong di luar rumah, ini dia tabel jadwal kapan bulan purnama mencapai iluminasi 100% di beberapa titik dunia:

Kota Waktu Lokal (Puncak Purnama)
New York 12:11 a.m. EDT (26 Okt)
London 4:11 a.m. GMT (26 Okt)
Beijing 12:11 p.m. CST (26 Okt)
Tokyo 1:11 p.m. JST (26 Okt)
Sydney 3:11 p.m. AEDT (26 Okt)

Untuk di Indonesia sendiri, akan terjadi pada Senin, 26 Oktober 2026 pukul 11.11 WIB.

Catatan: Waktu terbit dan terbenamnya bulan akan sedikit berbeda tergantung di mana kamu tinggal, jadi cek aplikasi astronomi lokal kamu ya!

Bonus Penampakan: Saturnus dan Jupiter Ikut Nimbrung

Cahaya terang dari Hunter's Moon emang bakal "menelan" bintang-bintang kecil di sekitarnya. Tapi tenang saja, objek langit yang super terang tetap bakal kelihatan kok.

Pada 25 Oktober saat matahari terbenam, kamu bisa ngintip Saturnus yang bersinar kayak titik cahaya terang di arah selatan.

Kalau kamu punya teleskop 6 inci di rumah, ini kesempatan emas buat melihat sistem cincin Saturnus yang ikonik.

Menjelang waktu subuh tanggal 26 Oktober, giliran Jupiter yang bakal unjuk gigi, diapit oleh cahaya merah planet Mars dan bintang Regulus di rasi bintang Leo.

Tips Gampang Motret Bulan Purnama Biar Estetik

Sayang banget kan kalau momen ini cuma dilihat pakai mata telanjang tanpa diabadikan? Kalau kamu mau dapetin foto Full Moon yang cakep (bebas bayangan kawah yang gelap), cobain beberapa trik astrophotography simpel ini:

  1. Wajib pakai tripod: Biar kamera hape atau DSLR kamu anteng dan hasil foto nggak ngeblur.

  2. Gunakan timer atau remote shutter: Supaya pas tombol kamera dipencet, hapemu nggak goyang.

  3. Pakai Lensa yang Pas: Kalau pakai kamera profesional, lensa 12-50 mm cocok buat ambil landscape pemandangan alam sama bulan. Tapi kalau mau ngambil detail kawah bulan, minimal pakai lensa focal length 400 mm.

  4. Manfaatkan objek sekitar: Ambil foto pas bulan baru terbit di dekat cakrawala. Sandingkan bareng pohon, gedung, atau bukit biar efek Moon Illusion-nya dapet dan warnanya lebih dramatis!

Jadwal Bulan Purnama Selanjutnya

Masih mau hunting foto bulan purnama di bulan-bulan berikutnya? Catat jadwal Full Moon selanjutnya di akhir 2026 hingga awal 2027 berikut ini:

  • November (Beaver Moon): 24 November 2026, pukul 9:53 a.m. EST. atau 21.53 WIB di tanggal yang sama.

  • Desember (Cold Moon): 23 Desember 2026, pukul 8:28 p.m. EST atau 24 Desember 2026 pukul 08:28 WIB.

  • Januari (Wolf Moon): 3 Januari 2027, pukul 5:02 a.m. EST. atau 17.02 WIB di tanggal yang sama.

Kamu bisa manfaatin aplikasi stargazing gratisan kayak Stellarium atau SkySafari di HP kamu buat tau jam terbit yang paling akurat sesuai lokasi tempat tinggalmu. Selamat berburu penampakan Hunter's Moon!

#Bulan Purnama #Gerhana Bulan #Astronom #Astronomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jadwal Full Moon Oktober 2026, Asal Nama Hunter's Moon dan Cara Memotretnya
Penasaran kapan puncak Full Moon Oktober 2026 terjadi? Cek jadwal lengkap fenomena Hunter's Moon 2026, asal-usul namanya, hingga tips motret biar estetik di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Jadwal Full Moon Oktober 2026, Asal Nama Hunter's Moon dan Cara Memotretnya
Indonesia
Langit Malam 3 September 2026: Cara Seru Melihat 'Blinking Planetary Nebula' yang Bisa Berkedip
Penasaran dengan fenomena langit malam 3 September? Temukan cara seru melihat Blinking Planetary Nebula (NGC 6826) di rasi Cygnus lengkap dengan trik teleskop dan astrofotografi di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Langit Malam 3 September 2026: Cara Seru Melihat 'Blinking Planetary Nebula' yang Bisa Berkedip
Indonesia
Fenomena Langit September: Jadwal Lengkap Melihat Planet dari Venus hingga Cincin Saturnus
Penasaran ada apa di langit malam bulan ini? Cek panduan lengkap jadwal melihat planet September! Mulai dari Venus yang meredup di ufuk barat hingga pesona cincin Saturnus yang makin benderang
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
Fenomena Langit September: Jadwal Lengkap Melihat Planet dari Venus hingga Cincin Saturnus
Indonesia
Fenomena Langit Bulan Purnama September 2026: Jadwal Puncak, Mitos Budaya, dan Cara Terbaik Memotret Harvest Moon
Bersiaplah untuk Bulan Purnama September 2026 atau Harvest Moon! Temukan jadwal puncak, mitos budaya, dan cara terbaik memotret fenomena langit eksotis ini dari rumahmu
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Fenomena Langit Bulan Purnama September 2026: Jadwal Puncak, Mitos Budaya, dan Cara Terbaik Memotret Harvest Moon
Indonesia
Jadwal Fenomena Gerhana 2026: Dari Cincin Api Hingga Gerhana Matahari Total
Berbeda dari gerhana bulan, gerhana matahari justru berlangsung saat fase bulan baru
Angga Yudha Pratama - Jumat, 31 Juli 2026
Jadwal Fenomena Gerhana 2026: Dari Cincin Api Hingga Gerhana Matahari Total
Indonesia
Kalender Lengkap Bulan Purnama 2026: Jadwal, Nama Unik, dan Cara Seru Menikmatinya
Bulan jarang sekali benar-benar 'penuh' 100 persen
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 Juli 2026
Kalender Lengkap Bulan Purnama 2026: Jadwal, Nama Unik, dan Cara Seru Menikmatinya
Berita Foto
Pameran Mini Astronomi di Planetarium Jakarta Ajak Pengunjung Mengenal Gerhana Lebih Dekat
Pengunjung mengamati berbagai karya visual Gerhana dalam Pameran Mini Astronomi di Planetarium, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 03 Maret 2026
Pameran Mini Astronomi di Planetarium Jakarta Ajak Pengunjung Mengenal Gerhana Lebih Dekat
Berita Foto
Antusias Warga Amati Gerhana Bulan Total di Planetarium Jakarta dengan Teropong Bintang
Seorang warga melihat Gerhana Bulan Total dengan memakai teropong bintang di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/226).
Didik Setiawan - Selasa, 03 Maret 2026
Antusias Warga Amati Gerhana Bulan Total di Planetarium Jakarta dengan Teropong Bintang
Lifestyle
Kapan Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026? Ini Jam Puncaknya di Indonesia
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 bisa disaksikan di Indonesia. Simak jadwal lengkap, jam puncak, durasi totalitas, dan wilayah terbaik untuk melihatnya.
ImanK - Senin, 02 Maret 2026
Kapan Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026? Ini Jam Puncaknya di Indonesia
Indonesia
Gerhana Bulan Total 3 Maret, BMKG: cuma Bisa Dilihat di Indonesia
Gerhana bulan total secara spesifik terjadi ketika posisi matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu garis sejajar.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Gerhana Bulan Total 3 Maret, BMKG: cuma Bisa Dilihat di Indonesia
Bagikan