Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Ketua DPC PDIP Solo Keluhkan Banyaknya Intervensi Soal Pencalonan Purnomo atau Gibran

Zulfikar Sy - Selasa, 24 Desember 2019

MerahPutih.com - Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo mengeluhkan terlalu banyak orang yang mengintervensi di Pilwalkot Solo. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya orang luar Solo berbicara soal rekomendasi tanpa adanya dasar yang kuat.

"Saya melihat Pilwalkot Solo ini banyak yang intervensi soal rekomendasi. Sebenarnya saya sudah tidak mau bicara soal itu, tapi ini semakin parah intervensinya," ujar Rudy kepada merahputih.com, Selasa (24/12).

Baca Juga:

Pengamat Nilai Warga Solo Ragukan Kualitas Gibran Lantaran Belum Berprestasi

Rudy menyebut orang yang dimaksud melakukan intervensi adalah Maruarar Sirait yang berkomentar tentang Pilkada Solo. Padahal, Maruarar bukan orang struktural partai DPP dan orang luar Solo.

"Dia (Maruarar) orang Jakarta bukan Solo. Harusnya tahu diri bukan ranahnya berbicara soal Pilwalkot Solo," kata Rudy.

Rudy menilai, semua punya hak untuk bersaing di Pilwalkot Solo.

Achmad Purnomo (tengah) bersama Gibran Rakabuming Raka sAdik PB XIII GKR Galuh Kencana di Keraton Surakarta. (Foto: MP/Ismail)
Achmad Purnomo (tengah) bersama Gibran Rakabuming Raka saat melayat adik PB XIII GKR Galuh Kencana di Keraton Surakarta. (Foto: MP/Ismail)

Sebagai informasi, saat ini ada dua kandidat kuat yang tengah bersaing memperebutkan rekomendasi dari PDIP untuk Pilkada Solo. Pertama yakni Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo yang diusung oleh DPC PDIP Solo. Lainnya yakni putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka mendaftar bakal cawali lewat DPD PDIP Jawa Tengah.

Baca Juga:

KPU Solo Launching Kereta Uap Kluthuk Jaladara Sebagai Maskot Pilwakot Solo 2020

"Kita ini tinggal menunggu rekomendasi saja. Selesai sudah kan, tidak usah komentar yang aneh-aneh," kata dia.

Rudy juga miminta agar relawan menahan diri tidak perlu mendesak-desak Bu Mega (Ketua Umum PDIP) keluarkan rekomendasi pada pasangan Purnomo-Teguh.
"Kita ambil jalan prosedural saja tidak usah teriak aneh-aneh," kata dia (Ism)

Baca Juga:

Moeldoko Bantah Irjen Nana Sudjana Diangkat Jadi Kapolda Metro Jaya Karena 'Geng Solo'

Baca Artikel Asli