Ketika Presiden Jokowi Beri Peringatan Pelajar NU

Senin, 18 September 2017 - Thomas Kukuh

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo sepertinya tak pernah lelah untuk memberikan peringatan agar masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial. Kali ini, secara khusus dia mengingatkan mengenai tantangan menggunakan media sosial kepada sekitar 15 ribu pelajar Nahdlatul Ulama (NU), di lapangan tembak Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jateng.

"Semua orang bisa mengabarkan apa saja. Yang baik-baik dikabarkan boleh, yang positif-positif dikabarkan sangat baik, tapi juga jangan lupa di media sosial sekarang ini bertebaran yang jelek-jelek. Yang negatif, fitnah, mencela, 'hoax', kabar bohong itu juga menjadi tantangan kita ke depan," kata Presiden Joko Widodo, Senin.

Presiden menyampaikan hal tersebut dalam acara Pembukaan Perkemahan Wirakarya Pramuka Ma'arif Nahdlatul Ulama Nasional (Perwimnas) II Tahun 2017 dengan tema Kokohkan Karakter Generasi Bangsa dan Apel Ma'arif Nahdlatul Ulama Setia NKRI.

Selain soal penggunaan media sosial, presiden juga mengingatkan tentang tantangan makin maraknya narkoba. “Sekarang jenis (narkobanya) bermacam-macam. Oleh sebab itu pada kesempatan yang baik ini saya mengajak kita semuanya untuk menyadari bahwa tantangan-tangangan yang saya sampaikan tadi ada di depan kita," tambah Presiden.

Jokowi pun kembali mengingatkan agar para peserta Pramuka Ma'rif NU dapat menjaga Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama kaum Muslim) dan Ukhuwah Wathoniyah (menjalin persaudaraan dengan saudara sebangsa setanah air) dapat diperkuat agar Indonesia dapat menjadi negara yang kuat secara ekonomi.

"Saya ingin mengingatkan kepada para santri, marilah kita bersiap diri terhadap perubahan yang momennya datang begitu cepat. Sekarang perubahan teknologi dan inovasi datangnya begitu cepat setiap jam, menit, detik selalu ada perubahan. Kalau kita tidak bersiap diri dan membuat terobosan, lompatan-lompatan kemajuan dalam bertindak, dalam merespon inovasi teknologi maka sekali lagi kita akan tertinggal, kita akan digulung oleh perubahan itu sendiri." (*)

Sumber: Antara

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan