Kemesraan Bung Karno, TNI AL dan Kopaska, "Angkatan Lautku Sudah Lengkap"

Kamis, 21 Juni 2018 - Thomas Kukuh

TEPAT di hari ini, 48 tahun silam, Si Bung Besar Sukarno berpulang. Banyak sejarah dan peninggalan fenomenal yang ditorehkan sang proklamator sekaligus Presiden Pertama republik ini. Dalam dunia kemiliteran, Bung Karno adalah orang yang paling bersemangat membangun pasukan khusus TNI AL, Kopaska. Kebanggan Bung Besar dengan Kopaska dituangkan dalam buku Kopaska: Spesialis Pertempuran Laut Khusus.

Pada akhir 1960, Sukarno menjadi inspektur upacara hari Armada yang diperingati ALRI (TNI AL kala itu). Dengan gagahnya Bung Besar berdiri di podium Dermaga Ujung, Surabaya memimpin jalannya upacara.

Saat itulah dua pasukan ALRI yang telah mendapat pelatihan di Underwater Demolition Team di Amerika Serikat beraksi. Mereka adalah Laut Joko Suyatno dan Sersan Emil Joseph.

Sukarno
Sukarno. (Ist)

Saat itu keduanya keluar dari kapal selam kelas Whiskey RI Tjakra di kedalaman sebelas meter. Muncul sejenak dengan peralatan selam lengkap ke permukaan, mereka kembali tenggelam. Nah, sejurus kemudian, terdengar ledakan dahsyat. Markas ALRI pun sampai berguncang. Lumpur dermaga sampai muncrat tinggi ke angkasa. Tapi ledakan itu tak dirancang untuk menghancurkan. Hanya sekadar menunjukkan kemampuan pasukan katak.

Tak lama setelah ledakan, Joko dan Emil muncul dari kolong dermaga. Mereka adalah orang yang meledakkan dermaga itu. Sambil belepotan lumpur, mereka yang mengenakan perangkat SCUBA mendekati Soekarno di podium.

Bung Karno yang mengenakan pakaian kebesaran putih-putih tak risau didekati dan disalami dua prajurit itu. Dia malah tersenyum bangga. Dengan kagum, Soekarno menepuk pundak kedua anggota pasukan katak yang penuh lumpur itu. "Angkatan Lautku lengkap sudah," mungkin itu yang ada di pikiran Soekarno saat itu.

Aksi itu pula yang membuat Soekarno mantap memerintahkan ALRI membentuk Komando Pasukan Katak. Dua tahun kemudian, 31 Maret 1962, pasukan elite ini dibentuk. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan