Piala Bergilir Soekarno Cup Hasil Kontemplasi Prananda dan Diwujudkan Dolorosa Sinaga

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 02 November 2023
Piala Bergilir Soekarno Cup Hasil Kontemplasi Prananda dan Diwujudkan Dolorosa Sinaga

Piala Soekarno Cup. (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Babak final kompetisi sepak bola Soekarno Cup Liga Kampung U-17 digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, pada 3 November 2023.

Tim juara akan mendapatkan piala yang didesain khusus oleh Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Prananda Prabowo.

Tropi itu merupakan hasil kontemplasi Prananda Prabowo, yang kemudian dijabarkan dan diwujudkan oleh pemahat Dolorosa Sinaga.

Baca Juga:

Tutup Selama Piala Dunia U-17, PKL Shelter Manahan Dapat Kompensasi Rp 1 Juta

Menurut kader muda PDIP yang menjadi panitia kegiatan, I Made Agus Mahayastra, piala tersebut tak hanya menjadi simbol supremasi pencapaian tertinggi di sebuah kompetisi, tetapi ada nilai-nilai histori yang terkandung di dalamnya.

"Piala diperebutkan ini tentu punya historis, punya makna dan sesuatu sangat berharga sehingga dari kita berharap Mas Prananda karena beliau sebagai politisi, beliau seorang seniman dan budayawan, gitaris dan musik dan lain-lainnya,” kata Agus dalam konferensi pers di SUGBK, Jakarta, Kamis (1/11).

Hadir dalam konferensi pers itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bersama sejumlah kader muda PDIP. Yakni Hendrar Prihadi, Moch. Nur Arifin, dan Nikson Nababan.

Agus mengatakan di dalam diri Prananda bukan hanya mengalir darah politisi, tetapi juga jiwa seni sehingga dapat menciptakan sebuah piala prestisius bernilai sejarah yang akan diperebutkan seluruh tim ajang Soekarno Cup Liga Kampung U-17.

“Sehingga beliau (Prananda) tahu bagaimana cara untuk membuat tropi yang betul-betul diperebutkan sekuat tenaga oleh tim yang berlaga,” tutur Agus.

Lebih lanjut, Ketua DPC PDIP Kabupaten Gianyar ini menuturkan dengan desain piala dua tangan memegang bola dunia di atas miniatur GBK menunjukkan bahwa stadion karya Presiden Pertama RI Soekarno tersebut sangat kokoh.

“Beliau mencurahkan ide dan lahirlah ini (tropi). Di bawah ini adalah GBK miniaturnya, GBK kita tahu dibikin oleh kakeknya beliau dan bagaimana kokoh GBK ini dan dalam kurun waktu beberapa tahun sat ini sampai sekarang,” ujarnya.

Baca Juga:

4 Negara Peserta Piala Dunia U-17 akan Mendarat di Bandara Adi Soemarmo

Selain itu, kata Agus, simbol kekokohan yang tersemat di dalam Piala Soekarno Cup juga menjadi implementasi kekokohan PDIP dalam mengawal konstitusi.

“70 tahun GBK berdiri, bergitu kokoh Mas Prananda menjadikan simbol kekokohannya sehingga namanya PDI Perjuangan kokoh mengawal kontitusi tidak mengubah konstitusi untuk mencari kekuasaan itu simbolnya ini, bangunan miniatur GBK ini,” ungkapnya.

Di sisi lain, desain dua tangan memegang bola dunia merupakan wujud kekuatan dan kekokohan mengabdi pada rakyat dan negara Indonesia.

“Bagaimana bola menjadi spirit untuk kita mengabdi pada Nusantara dan kepada dunia jadi Mas Prananda desain ini mudahan-mudahan ini nanti akan menjadi spirit untuk timnya yang berlaga,” ucap Agus.

Pada kesempatan yang sama, Hasto Kristiyanto menyampaikan adanya dua tangan di dalam desain piala Soekarno Cup melambangkan tangan-tangan perjuangan dan kekokohan.

“Jadi itu makna dari tropi ini kenapa? Sepak bola kampung karena di dalam menjadikan olahraga khususnya bola menjadi bagian identitas nasional kita supremasi kita itu dimulai dari bawah,” ucap Hasto.

Hasto menyebut dalam perjuangan akan ada tantangan dan penuh luka karena semuanya tidak bisa didapatkan secara instan atau serba cepat. Desain piala tersebut melambangkan perjuangan dari bawah sebelum meraih kesuksesan.

“Segala sesuatu ada prosesnya tidak bisa instan. Maka tangan-tangannya pun tangan kokoh karena tidak ada jalan pintas dalam mengukir perjuangan,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2023

#Sepak Bola #Sukarno #Prananda Prabowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Live Streaming Australia vs Brasil: Misi Carlo Ancelotti Bawa Selecao Berjaya
Link live streaming Australia vs Brasil akan dimulai Jumat (25/9) pukul 17.00 WIB. Selecao wajib menang di laga ini.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Live Streaming Australia vs Brasil: Misi Carlo Ancelotti Bawa Selecao Berjaya
Olahraga
Alexis Mac Allister Frustrasi di Liverpool, Real Madrid Siap Manfaatkan Situasi
Alexis Mac Allister kecewa belum dapet kontrak di Liverpool. Real Madrid pun siap memanfaatkan situasi tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Alexis Mac Allister Frustrasi di Liverpool, Real Madrid Siap Manfaatkan Situasi
Olahraga
Inter Milan Siapkan Proposal untuk Federico Chiesa, Liverpool Mulai Waspada
Inter Milan siap mendatangkan Federico Chiesa. Situasinya kini makin tidak jelas di Liverpool.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Inter Milan Siapkan Proposal untuk Federico Chiesa, Liverpool Mulai Waspada
Olahraga
Kontrak Alisson di Liverpool Belum Jelas, Juventus Siap Manfaatkan Situasi
Juventus ingin mendatangkan Alisson. Situasinya di Liverpool kini masih belum jelas melihat kontraknya.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Kontrak Alisson di Liverpool Belum Jelas, Juventus Siap Manfaatkan Situasi
Olahraga
Live Streaming Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Skuad Garuda Siap Balas Dendam
Link live streaming Indonesia vs Singapura akan dimulai Jumat (25/9) pukul 20.00 WIB. Skuad Garuda ingin membalaskan dendamnya ke The Lions.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Live Streaming Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Skuad Garuda Siap Balas Dendam
Olahraga
Prediksi Turki vs Prancis: Debut Zinedine Zidane di UEFA Nations League 2026/27
Prediksi Turki vs Prancis akan menjadi laga menarik. Pertandingan ini menjadi debut Zinedine Zidane sebagai pelatih Les Bleus.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Prediksi Turki vs Prancis: Debut Zinedine Zidane di UEFA Nations League 2026/27
Olahraga
Prediksi Italia vs Belgia: Duel Seru 2 Pelatih Baru di UEFA Nations League 2026/27
Prediksi Italia vs Belgia di UEFA Nations League 2026/27 menyuguhkan pemandangan berbeda. Laga ini menjadi duel perdana Mancini dan Van Bommel.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Prediksi Italia vs Belgia: Duel Seru 2 Pelatih Baru di UEFA Nations League 2026/27
Olahraga
Prediksi Australia vs Brasil: Misi Carlo Ancelotti Buktikan Selecao Masih Berbahaya
Prediksi Australia vs Brasil akan menjadi laga seru. Kini, nasib Carlo Ancelotti sedang dalam bahaya di Selecao.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Prediksi Australia vs Brasil: Misi Carlo Ancelotti Buktikan Selecao Masih Berbahaya
Olahraga
Premier League hingga Serie A Kompak Desak Reformasi FIFA, Posisi Gianni Infantino Terancam
Premier League hingga Serie A kompak mendesak adanya reformasi FIFA. Gianni Infantino kini makin terancam.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Premier League hingga Serie A Kompak Desak Reformasi FIFA, Posisi Gianni Infantino Terancam
Olahraga
Prediksi Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Indonesia vs Singapura akan berlangsung menarik. Laga pembuka FIFA ASEAN Cup 2026 ini menjadi misi balas dendam.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Prediksi Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026
Bagikan