Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kemenag Tegaskan Pelajaran Agama Tidak akan Dihapus

Andika Pratama - Rabu, 06 Maret 2019

MerahPutih.com - Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin menegaskan bahwa pihaknya tidak mungkin menghapus pelajaran pendidikan agama di dalam kurikulum sekolah maupun madrasah. Sebab, di negara sekuler seperti Inggris dan sejumlah negara Eropa Barat, pelajaran agama wajib di ada sekolah.

Hal itu ditegaskan Kamaruddin lantaran ada potongan video yang viral di media sosial, tampak seorang perempuan mengenakan baju yang mirip lambang PKS mengatakan, pelajaran agama akan dihapus bila capres petahana itu kembali terpilih.

Buku pelajaran buku Agama Islam

"Apalagi di Indonesia, negara bangsa yang dikenal sangat religius, mustahil pelajaran agama dianggap tidak penting, dan akan dihilangkan," ujar Kamaruddin di Jakarta, Rabu (6/3).

Apalagi dalan empat tahun terakhir ini, Kemenag terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan agama dan keagamaan. Hal itu terlihat dari banyaknya program afirmatif yang dilakukan.

Keberadaan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) misalnya, sebagai madrasah unggulan terus dikembangkan hingga jumlahnya semakin banyak dan tersebar di berbagai provinsi.

"Pesantren salafiyah dan ma'had aly (perguruan tinggi di pesantren) juga kita rekognisi dalam bentuk penyetaraan atau muadalah," tuturnya

Pemerintah juga menyiapkan RUU Pesantren untuk memberikan afirmasi dan rekognisi bahkan fasilitasi pada tradisi dan kekhasan keilmuan di pesantren.

Jam pelajaran agama (ilustrasi)
Jam pelajaran agama (ilustrasi)

Penguatan pendidikan agama dan keagamaan, kata dia, telah banyak dilakukan Kemenag. Tidak hanya fisik, penguatan itu juga dilakukan pada aspek pengembangan sumber daya manusia (SDM), kurikulum maupun penguatan proses belajar mengajar.

"Saya justru optimis, pendidikan agama ke depan di Indonesia akan semakin kuat dan berkualitas," tutupnya. (Asp)

Baca Artikel Asli