Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Keluarga Si Tukang Tusuk Sate Penghina Jokowi Bahagia

Adinda Nurrizki - Minggu, 21 Desember 2014

MerahPutih Nasional- Setiap musibah pasti ada hikmahnya. Mungkin itulah kata bijak yang mencerminkan kehidupan keluarga Mohammad Arsyad (24), si tukang tusuk sate.

Setelah bebas 11 November silam usai menjalankan hukuman selama 11 hari terkait kasus pencemaran nama baik Presiden Joko Widodo (Jokowi), anak pertama pasangan suami istri (Pasutri) Saprudin (50) dan Mursidah (48) itu membawa berkah bagi keluarganya. Dari yang hanya mengharapkan penghasilan Saprudin seorang kuli bangunan, kini Mursidah sudah bisa mendapatkan pemasukan dari keringatnya sendiri.

"Ibu sekarang berjualan ikan asin, bawang merah dan bawang putih secara keliling di kawasan rumah. Modalnya dari Bapak Jokowi ketika ibu datang ke Istana. Kata Ibu uang yang dikasih sebesar Rp 2,5 Juta itu dijadikan usaha berdagang," kata Muhammad Arsyad saat ditemui di warung Sate tempat ia bekerja, Minggu (21/12/2014).

Sambil mengipas sate pesanan pengunjung, pria lulusan SMPN 257 Jakarta itu mengatakan, sejak berjualan ikan asin dan sebagainya itu, keluarganya kini lebih hidup terjamin. Adik-adiknya, Ramdani (20), Rizkia (13) dan Apriyana (8) kini dapat bersekolah dengan lancar.

Sayangnya, orang tua Arsyad masih khawatir terhadap anaknya yang polos dengan tekhnologi itu. Sebab, proses hukum yang mengganjarnya masih terus berjalan.

"Kemarin-kemarin kan nungguin bapak gajian doang. Sekarang Alhamdulillah. Ibu sama bapak masih khawatir kalau saya ditahan,"

Baca Artikel Asli