Kata Anies Soal Hari Ibu
Jumat, 22 Desember 2017 -
MerahPutih.com - Besok pada Jumat (22/12) Indonesia memperingati Hari Ibu. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun bercerita bagaimana perjuangan sang ibu Aliyah Rasyid Baswedan saat membesarkannya hingga berhasil menjadi pemimpin ibu kota.
"Semua bisa bilang karena ibu yang telah membesarkan dan mendidik. Ibu itu kunci, saya mau menceritakan bahwa kita semua sering melupakan aspek ini," kata Anies saat membuka seminar 'Menjadi Perempuan Tangguh Kuat dan Mandiri Melalui Pemberdayaan Perempuan' dalam rangka memperingati Hari Ibu di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (21/12).
Dia pun terkenang bagaimana sang ibu mendidiknya hingga membesarkannya sampai tamat di Universitas Gadjah Mada (UGM), Daerah Istimewah Yogyakarta (DIY).
Mantan Rektor Universitas Paramadina itu kembali terkenang bagaimana perjuangan sang nenek, Barkah AR Baswedan yang diblokade oleh tentara Belanda saat akan menghadiri Kongres Perempuan Indonesia pertama di DIY pada Desember 1928.
"Kala itu nenek saya bersama perempuan-perempuan pejuang lainnya sama sekali tak diperkenankan menaiki kereta. Tapi itu tak membuat perjuangan nenek saya dan lainnya terhenti. Namun, dialog yang dilakukan pun tak membuahkan hasil, lantaran tak kunjung mendapat izin," katanya.
Selain itu, kata Anies, sejarah juga mencatat bagaimana gerombolan perempuan tersebut akhirnya nekat berbaring di depan lokomotif dan mengancam tidak akan pindah bila tak diizinkan menumpangi kereta demi menghadiri kongres pertama perempuan Indonesia tersebut.
Alhasil stasiun menjadi gempar akan aksi segerombolan pejuang perempuan itu. Dengan terpaksa tentara Belanda pun membiarkan Barkah AR Baswedan menumpangi kereta tersebut.
"Begitulah karakter perempuan Indonesia, tangguh dan tidak gampang menyerah," tandasnya.
Lebih lanjut, Anies menilai, perjuangan perempuan Indonesia memiliki tantangan yang berbeda saat ini. Di era kekinian ini perempuan diharapkan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
"Mudah-mudahan ini bisa dirumuskan apa yang bisa dikerjakan di Jakarta," katanya. (Asp)