Merahputih.com - Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Surat Telegram (TR) Nomor ST/3388/XII/HUM.3.4./2019 tertanggal 31 Desember 2019 mengenai prosedur penanganan tindak pidana korupsi yang berasal dari laporan atau pengaduan masyarakat.
Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengkonfirmasi dikeluarkannya surat telegram tersebut.
"Iya," kata Komjen Sigit dikutip Antara, Minggu (5/1).
Baca Juga
Kedekatan Irjen Listyo Prabowo dengan Jokowi Bermula saat Bertugas sebagai Kapolres Surakarta
Ia menyebut tujuan penerbitan surat telegram ini adalah untuk menjelaskan tentang tindakan yang harus dihindari guna mencegah korupsi dan prosedur penanganan laporan tindak pidana korupsi yang melibatkan pemerintah daerah serta permasalahan dana desa.
"Untuk melakukan program pencegahan korupsi sekaligus penindakan terhadap korupsi," katanya.
Surat tersebut berisi poin-poin yakni langkah-langkah penanganan laporan atau pengaduan masyarakat yang berindikasi tindak pidana korupsi pada penyelenggaraan pemerintahan daerah, langkah-langkah pencegahan, pengawasan, dan penanganan permasalahan dana desa, serta peningkatan profesionalitas dan integritas personel Polri dalam pencegahan, penyelidikan, dan penyidikan tindak pidana korupsi.
Baca Juga:
Selama 2019 Jumlah Laporan Pidana Korupsi Meningkat, Aksi Terorisme Menurun
Surat telegram tersebut ditandatangani oleh Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo atas nama Kapolri. (*)