Merahputih.com - Direktorat Keamanan dan Keselamatan (Ditkamsel) Korlantas Polri akan menggelar IT Road Safety Expo 2020 di Aula Djajoesman, Gedung Korlantas Polri, 24 hingga 26 November.
Sederet kegiatan akan digelar seperti pameran teknologi informasi (TI) digital untuk road safety, seminar IT for road safety, soft launching "RasiRosa Korlantas" (literasi road safety) dan road safety award berupa penghargaan kepada unit di Korlantas, tokoh masyarakat, pemangku kepentingan lalu lintas angkutan jalan yang dinilai telah berperan aktif dalam mendukung program road safety di Indonesia.
Baca Juga
Libur Long Weekend, Tiket Kereta Api Sudah Terjual 50 Persen
Seminar ini bertujuan untuk menyempurnakan standardisasi platform aplikasi dan infrastruktur TI di Korlantas Polri, agar menjadi sistem TI yang terintegrasi untuk memberikan layanan yang prima kepada masyarakat dan menjadi bagian penting dari keberhasilan implementasi smart city di Indonesia.
"Selain itu, meningkatkan kualitas, kecepatan, keakuratan serta akuntabilitas upaya pencegahan dan penanganan kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan melalui penyempurnaan sistem TI terintegrasi di Korlantas Polri," ujar Kasubdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri, Kombes Arman Achdiat, dalam keterangannya, Senin (16/11).
Kegiatan ini juga untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman semua pihak yang terkait dengan implementasi dan pemanfaatan teknologi TI di Korlantas Polri.
Selain itu, kegiatan ini bakal mengedukasi dan mempublikasikan kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan terkait, bahwa Korlantas Polri terus melakukan upaya perbaikan dan penyempurnaan sistem TI, untuk menjalankan amanah UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mewujudkan kesejahteraan umum sesuai amanah UUD 1945.
Rencananya, IT Road Safety Expo 2020 akan dibuka Kapolri Jenderal Idham Azis serta arahan dari Kakorlantas Polri, Irjen Istiono.
Baca Juga
Penumpang Kereta Meningkat, Rapid Test Diminta Sehari Sebelum Berangkat
Sementara itu, Dirkamsel Korlantas Polri, Brigjen Chryshnanda Dwilaksana berharap, seminar ini bisa menghasilkan pengembangan sistem informasi terpadu diantara direktorat jajaran.
"Ini semua bertujuan untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas serta mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat. Digitalisasi sistem pelayanan terpadu tidak bisa ditawar-tawar lagi. Untuk itu, data yang komprehensif harus benar-benar bisa diwujudkan," jelas dia. (Ich)