MerahPutih.com - Polres Metro Jakarta Pusat mengumpulkan sejumlah tokoh agama. Acara ini untuk meminta bantuan para pemuka agar warga bisa menjaga keamanan ketertiban mengingat Indonesia tengah menghadapi krisis saat pandemi.
Beberapa perwakilan tokoh agama yang hadir antara lain Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama, Persis, Dewan Masjid Indonesia, GP Ansor, LDII dan Dai Kamtibmas.
Baca Juga
Kapolres Jakarta Pusat Tak Segan Hajar Preman yang Bikin Resah Warga
Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi mengatakan, para pemuka agama mesti menjaga keamanan di Wilayah Jakarta Pusat terutama dari ancaman konflik warga dan kejahatan.
"Saat ini Jakarta Pusat angka kejahatan dan penyebaran COVID-19 turun drastis serta kurukunan antar umat beragama terjaga dengan baik," kata Hengki di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Kamis (25/3).
Mantan Analis Kebijakan Madya bidang Pideksus Bareskrim Polri ini menilai, tokoh agama harus mampu meminta masyarakat agar saling menjaga kerukukunan di tengah pandemi corona.
"Pemuka agama adalah pengaruh terbesar dalam membimbing umat untuk saling menjaga kerukunan," jelas Hengki.
Sementara itu, Dandim 0501/JP BS, Kolonel (Inf) Luqman Arief mengatakan, kerukunan yang terjadi di Indonesia membuat tidak ada konflik yang mengancam keamanan Negara.
Luqman berharap jangan sampai di Indonesia terjadi seperti di negara di Timur Tengah atau Negara yang punya konflik berkepanjangan.
"Ini tentunya ini adalah tugas kita bersama," sebut Luqman. (Knu)
Baca Juga
Kapolres Jakarta Pusat Minta Ormas Ikut Jaga Keamanan dan Ketertiban saat Pandemi