Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kapolda Metro Jaya Sambangi Kantor Anies, Ada Apa?

Andika Pratama - Senin, 17 Februari 2020

MerahPutih.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana bersama rombongan menyambangi Balaikota DKI, Jakarta Pusat, pada Senin (17/2). Kedatangan Nana sebagai ajang silahturahmi dan membahas permasalahan yang ada di Jakarta.

Kedatangan polisi berpangkat bintang dua itu disambut baik oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Baca Juga

Pemprov DKI Lanjutkan MRT Fase 2A Rute HI-Monas

"Kedatangan kapolda dengan seluruh jajaran ini silaturahmi karena dia mulai bertugas di jakarta dan kita menyambut baik sekaligus membicarakan hal hak yang bisa jadi kolaborasi untuk kita kedepan," kata Anies di Balaikota DKI usai bertemu Kapolda Metro.

"Tadi disampaikan beberapa agenda penting yang harus dikerjakam di jakarta menyangkut keamanan kami dari pemprov dki akan selalu mendukung," lanjutnya.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana bersama rombongan menyambangi Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Senin (17/2)
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana ditemani Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota, Senin (17/2). Foto: MP/Asropih

Ditambah Nana, pertemuan dengan Anies ini membahas terkait permasalahan yang ada di ibu kota Jakarta. Dalam permasalahan yang dipaparin itu pihaknya dan Pemprov DKI harus mencari solusi untuk mengatasinya.

Nana pun membocorkan, salah satu persoalan yang dibahas yaitu terkait penanganan kejahatan narkoba di Jakarta. Menurut dia, kasus naroba ini harus ada kerja sama antar polisi dan Pemprov DKI agar bisa mudah mengatasinya dan penanganannya.

"Ya peningkatan kerjasama, dalam hal misalnya penanganan konflik sosial, penanganan narkoba itu kan perlu kerja sama, bukan hanya kepolisian tapi bagaimana upaya pencegahan yang harus kita lakukan bersama," tuturnya.

Baca Juga

PDIP Sebut Biaya Formula E Jakarta Kemahalan, JakPro tidak Terima

Nana menuturkan, dalam upaya pencegahan dan mengatasi persoalan itu pihaknya dan Pemprov DKI membentuk tim kerjasama. Ia pun mengaku tim itu sudah dibentuk hanya saja saat ini tinggal ditingkati.

"Pencegahan yang kita lakukan perlu disampaikan membentuk satu tim kerja sama. Ada dari polri, pemda, tni, juga dengan tokoh masyarakat, cari akar permasalahannya itu apa, baru kita akan sosialisasikan dalam rangka dengan upaya-upaya penyuluhan," tuturnya.

"Ini tidak hanya tugas kita, termasuk guru, pendidik, tokoh masyarakat, kita berikan semacam kooordinasi baru sosialisasikan kepada masyarakat," sambungan. (Asp)

Baca Artikel Asli