Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kapolda Jateng Ingatkan Warga Tidak Terprovokasi soal Kasus Rizieq Shihab

Andika Pratama - Senin, 14 Desember 2020

MerahPutih.com - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi meminta pada masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing adanya hasutan dan provokasi terkait kasus meninggalnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI) dan ditahannya Rizieq Shihab.

"Perlu kami sampaikan pada masyarakat Jawa Tengah banyaknya broadcast (Laskar FPI dan HRS) menyesatkan berseliweran di berbagai platform media menjadikan masyarakat resah," ujar Luthfi, Minggu (13/12).

Baca Juga

Tiga Anak Buah Rizieq Shihab Menyerahkan Diri

Luthfi menegaskan, broadcast menyesatkan tersebut sangat membahayakan masyarakat di Jawa Tengah. Ia pun meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi.

"Percayakan kepada Polri dan TNI untuk menangani aksi premanisme tersebut. Masyarakat Jawa Tengah tetap tenang dan tidak terprovokasi," kata dia.

Dikatakannya, kasus meninggalnya enam anggota FPI di Jakarta harus disikapi dengan bijaksana agar tidak berdampak di daerah lain yang tidak ada korelasinya.

Ribuan anggota Polresta Surakarta menggelar apel pasukan pengamanan TPS di Pilwakot Solo, Jawa Tengah, Selasa (8/12). (MP/Ismail)
Ribuan anggota Polresta Surakarta menggelar apel pasukan pengamanan TPS di Pilwakot Solo, Jawa Tengah, Selasa (8/12). (MP/Ismail)

Ia memperingatkan pada ormas FPI di wilayah Jawa Tengah untuk tidak melakukan tindakan melanggar hukum serta menaati aturan hukum yang berlaku.

"Ormas FPI di wilayah Jawa Tengah harus tunduk pada aturan hukum. Tidak melakukan langkah yang berlebihan, tetap berperilaku baik dan santun," kata dia

Mantan Kapolresta Surakarta ini mengajak masyarakat jangan mudah terpengaruh atas ajakan untuk berkumpul muncul kerumunan dengan tujuan melakukan tindakan yang melanggar aturan.

Persoalan berkerumun yang tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes), bisa menimbulkan adanya klaster baru.

"Saya perlu tegaskan dan mengingatkan lagi Indonesia saat ini masih dilanda COVID-19. Sangat berbahaya sehingga masih perlu dihadapi bersama dengan mentaati protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun)," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Rizieq Shihab Ditahan, Fahri Hamzah: Tuan, Marilah Kita Bertarung dengan Gagah Berani

Baca Artikel Asli