Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kakorlantas Polri Pastikan Jalur Selatan Jawa Bakal Disekat Cegah Pemudik

Zulfikar Sy - Kamis, 15 April 2021

MerahPutih.com – Kepala Korp Lalu Lintas Mabes Polri Irjen Istiono meninjau skema persiapan penyekatan larangan mudik Lebaran tahun 2021, Kamis (15/4).

Peninjauan ini berlangsung di Pos Lantas Cijolang Purwaharja, Kota Banjar, perbatasan Jabar-Jateng.

Ia didampingi Kapolres Banjar Polda Jabar AKBP Melda Yanny serta Forkopimda Kota Banjar.

Baca Juga:

Gibran bakal Karantina Warga yang Nekat Mudik ke Solo

Dia menyampaikan, pelarangan mudik Lebaran tahun 2021 bertujuan untuk memutus penyebaran COVID-19.

Sehingga apabila ditemukan masyarakat yang hendak melaksanakan mudik, akan diputar balik.

“Jalur ini merupakan jalur penting, jalur selatan, dari Bandung dan Jakarta menuju Jateng, serta wilayah Kota Banjar merupakan jalur menuju Pangandaran, harus dilaksanakan penyekatan,” ucap Istiono.

Kakorlantas Polri Irjen Istiono meninjau skema penyekatan larangan mudik di GT Palimanan Tol Cipali, Rabu (14/4). (Foto: MP/Istimewa)
Kakorlantas Polri Irjen Istiono saat meninjau skema penyekatan larangan mudik di GT Palimanan Tol Cipali, Rabu (14/4). (Foto: MP/Istimewa)

Ia mengatakan, kegiatan larangan mudik Lebaran tahun 2021 merupakan operasi khusus. Sehingga, sasarannya juga khusus.

Yakni pemudik yang akan pulang kampung melalui jalur selatan atau wilayah hukum Polres Banjar, Polda Jabar ini diimbau secara humanis dan persuasif.

"Mereka diminta untuk memutar balik," ucap Istiono.

Baca Juga:

Sebelum Tanggal 7 Mei, Polisi Tidak Halangi Warga Berangkat Mudik


Pelaksanaan operasi khusus larangan mudik tersebut dilakukan mulai 6 Mei 2021 sampai dengan 17 Mei 2021.

"Ini untuk meminimalisasi kerumunan dan memutus penyebaran COVID-19,” kata Istiono. (Knu)

Baca Juga:

Wisata Diperbolehkan, Jadi Alasan Warga Membandel Mudik

Baca Artikel Asli