Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Jumlah Penumpang KA Jarak Jauh dan Lokal Capai 24 Juta Penumpang

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kereta api jarak jauh dan local mencatkan telah melayani 24.372.733 penumpang sepanjang Januari–Mei 2026 dalam menunjang aksesibilitas masyarakat di Jawa dan Sumatra.

"Jumlah tersebut naik 9,9 persen dibanding periode yang sama pada 2025 sebanyak 22.168.570 pelanggan," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Rabu (17/6).

Pertumbuhan itu menunjukkan semakin kuatnya peran kereta api dalam menghubungkan masyarakat antardaerah. Kereta api menjadi pilihan untuk perjalanan kerja, pendidikan, keluarga, wisata, layanan kesehatan, hingga aktivitas usaha yang menjangkau berbagai kota di Jawa dan Sumatra.

Pertumbuhan pelanggan yang terjadi di seluruh Daop dan Divre memperlihatkan bahwa konektivitas kereta api semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

"KAI melihat kebutuhan perjalanan masyarakat terus tumbuh di banyak daerah. Kereta api menghubungkan pusat aktivitas masyarakat, mulai dari kawasan ekonomi, kota pendidikan, destinasi wisata, layanan publik, sampai perjalanan keluarga," ujar Anne.

Berdasarkan jenis layanan, KA Jarak Jauh Komersial menjadi kontributor terbesar dengan 15.605.465 pelanggan, naik 10,7 persen dibanding Januari–Mei 2025. KA Jarak Jauh PSO melayani 4.951.267 pelanggan atau tumbuh 5,1 persen, KA Lokal PSO melayani 2.930.898 pelanggan atau tumbuh 13,0 persen, dan KA Lokal Komersial melayani 885.103 pelanggan atau tumbuh 15,1 persen.

Dari sisi kelas layanan, KA Eksekutif melayani 6.128.848 pelanggan atau naik 19,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. KA Ekonomi melayani 14.173.952 pelanggan atau naik 7,5 persen, sementara KA Lokal Ekonomi melayani 3.643.146 pelanggan atau naik 13,9 persen.

“Komposisi ini menunjukkan bahwa kebutuhan pelanggan sangat beragam. Ada pelanggan yang membutuhkan perjalanan jarak jauh, ada pula yang mengandalkan KA Lokal untuk aktivitas harian dan perjalanan antarkota yang lebih dekat,” kata Anne.

Pertumbuhan pelanggan juga tercatat merata di seluruh wilayah operasi. Di Pulau Jawa, Daop 1 Jakarta melayani 4.908.052 pelanggan, Daop 2 Bandung 2.246.868 pelanggan, Daop 3 Cirebon 884.118 pelanggan, Daop 4 Semarang 2.933.516 pelanggan, Daop 5 Purwokerto 2.004.147 pelanggan, Daop 6 Yogyakarta 3.178.503 pelanggan, Daop 7 Madiun 1.084.718 pelanggan, Daop 8 Surabaya 2.576.727 pelanggan, dan Daop 9 Jember 1.420.355 pelanggan.

Di Sumatra, Divre I Sumatera Utara melayani 1.155.256 pelanggan, Divre II Sumatera Barat 915.603 pelanggan, Divre III Palembang 500.303 pelanggan, dan Divre IV Tanjungkarang 564.567 pelanggan sepanjang Januari–Mei 2026.

Pertumbuhan tertinggi tercatat di Divre IV Tanjungkarang sebesar 17,7 persen, disusul Divre II Sumatera Barat sebesar 14,2 persen dan Divre III Palembang sebesar 12,7 persen.

Pertumbuhan di Sumatra menjadi bagian penting dari penguatan konektivitas daerah. Kereta api membantu masyarakat menjangkau pusat kota, layanan publik, kawasan pendidikan, destinasi wisata, serta simpul transportasi lainnya dengan lebih terjadwal.

"Di Sumatra, kereta api memiliki karakter layanan yang sangat dekat dengan kebutuhan masyarakat daerah. Pertumbuhan pelanggan di Divre menunjukkan bahwa layanan ini terus relevan sebagai penghubung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat," ujar Anne.

Kuatnya kebutuhan perjalanan antardaerah juga terlihat dari sejumlah KA Jarak Jauh Komersial dengan volume tinggi. KA Jayakarta mencatat 305.542 pelanggan melalui KA 251 sebanyak 153.251 pelanggan dan KA 252 sebanyak 152.291 pelanggan.

KA Kertajaya mencatat 283.888 pelanggan melalui KA 254 sebanyak 143.807 pelanggan dan KA 253 sebanyak 140.081 pelanggan.

Baca Artikel Asli