Jikustik Lepas 'Pujaan Hatiku (Alter Version)' Selangkah Menuju EP

Minggu, 22 Oktober 2023 - Febrian Adi

LAGU Pujaan Hatiku pertama kali dirilis pada 2013 dan berhasil menjadi salah satu karya monumental dari Jikustik. Setelah 10 tahun berlalu, Jikustik sepakat mengaransemen ulang lagu Pujaan Hati dengan nuansa masa kini.

Satu hal yang begitu istimewa dari lagu Pujaan Hatiku ialah keberadaan beberapa bagian teknik cengkok Melayu dalam lagu ini. Secara otomatis, itu menjadikan lagu ini sangat berbeda dengan karya-karya Jikustik sebelumnya.

Baca juga:

Kurosuke Melancong Bersama Kenangan Indah dalam 'Distant Memories'

“Ketika lagu Pujaan Hatiku selesai saya ciptakan, pernah ada rencana untuk dinyanyikan oleh seorang penyanyi dangdut yang sangat dikenal di kalangan pecinta musik Indonesia. Hal ini karena beberapa bagian dalam lagu ini memiliki nuansa cengkok Melayu yang kental," ucap pencipta lagu Pujaan hati Adhitya Bagaskara dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Sabtu (21/10).

Lagu Pujaan Hatiku akan menjadi single ketiga dari EP bertajuk Back 4 Good yang akan dirilis secara bertapa hingga akhir 2023. Pemberian judul Pujaan Hatiku (Alter Version) pun tak hanya menunjukkan makna sebagai versi alternatif, tetapi juga memiliki signifikasi khusus bagi Jikustik yang memasuki era ketiga pada 2023 ini.

Pada proses kreatif dalam menciptakan lagu 'Pujaan Hatiku (Alter Version)' melalui serangkaian ide kreatif yang memakan waktu, mengingat karya ini sangat berbeda dari karya-karya sebelumnya yang dikenal dengan melodi dan lirik yang kuat. Keberadaan Icha Aji, yang kini menjadi vokalis utama Jikustik, akhirnya berhasil mengembalikan karya monumental ini ke akar musik Jikustik dari 27 tahun yang lalu.

Baca juga:

Syeqy Bicara Tentang Romantisme Digital dalam 'Gimme U'

“Sebagai pencipta lagu, proses menciptakan aransemen dan gaya penyampaian baru dalam lagu ini begitu memuaskan, karena kini lagu ini memiliki nuansa yang sangat berbeda. Saya hampir saja lupa bahwa lagu ini adalah hasil dari karya yang sama dengan yang saya ciptakan 10 tahun lalu,” lanjut Adhitya.

Selain itu, lagu Pujaan Hatiku (Alter Vesion) memiliki makna mendalam bagi setiap anggota Jikustik. Seiring dengan usia 27 tahun di industri musik dan memasuki era ketiga perjalanan panjang Jikustik, hubungan di antara anggota band mengalir begitu alami. Karya yang dihasilkan bukan hanya tentang rekayasa musikalitas semata, tapi juga tentang kenyamanan berkarya bersama dalam sebuah keluarga. (far)

Baca juga:

Rasa Rindu Seorang Raissa Ramadhani Tertuang dalam 'Seribu Pelukan'

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan