Portura Debut di Bandung, Kolaborasi Spesial di Lintas Resonan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Januari 2026
Portura Debut di Bandung, Kolaborasi Spesial di Lintas Resonan

Lintas Resonan siap jajakan diri di Bandung. (foto: dok/lintas resonan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lintas Resonan, sebuah inisiatif musik dan budaya yang digagas oleh People of the Right Project, kembali menghidupkan lanskap kreatif Indonesia. Setelah sukses menggelar edisi perdananya di Semarang, perhelatan ini berlanjut ke Bandung sebagai kota berikutnya.

Mengusung tema besar 'Meretas Batas', Lintas Resonan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 8 Januari 2026, bertempat di Bikasoga, Bandung.

Lintas Resonan dirancang sebagai manifestasi semangat kolektif yang membuka ruang luas bagi eksplorasi bunyi tanpa terkungkung oleh batasan genre, ego personal, maupun jarak geografis. Di panggung Bandung, publik akan diperkenalkan dengan Portura, sebuah unit musik kolaboratif yang dibentuk secara khusus untuk proyek ini.

Baca juga:

Perkenalkan Portura, Lintas Resonan 2025 Rangkul Semangat Lokal untuk Satukan Pelaku dan Penikmat Musik

Portura mempertemukan musisi lintas generasi dan latar belakang musik, terdiri dari Iga Massardi (Barasuara), John Paul Patton alias Coki (KPR, ALI), Fathia Izzati (Reality Club), Bilal Indrajaya, serta Enrico Octaviano (Lomba Sihir). Kolaborasi ini menjadi simbol perjumpaan berbagai perspektif musikal dalam satu ruang eksperimentasi kreatif.

Pemilihan Bandung sebagai lokasi penyelenggaraan bukan tanpa alasan. Kota ini dikenal memiliki sejarah panjang sebagai pusat ekosistem kreatif yang dinamis, konsisten melahirkan karya-karya penting lintas disiplin seni—selaras dengan semangat 'Meretas Batas' yang diusung Lintas Resonan.

Baca juga:

Portura Warnai Tur Lintas Resonan 2025 dengan Formasi Musisi Lintas Generasi

“Musik dan kreativitas selalu memiliki kekuatan untuk mempertemukan banyak orang, melampaui batas-batas yang kerap tak kasatmata. Bandung punya energi, komunitas, dan ruang berekspresi yang kuat. Lewat Lintas Resonan, kami ingin membuka ruang bagi musisi, komunitas, dan penonton untuk berkolaborasi, bereksperimen, serta menyalakan kembali api eksplorasi,” ujar Iksal Harizal dari People of the Right Project.

Lebih dari sekadar pertunjukan musik, Lintas Resonan hadir sebagai ruang temu bagi komunitas, kreator, dan publik untuk bersama-sama menjajaki kemungkinan baru dalam bermusik dan berkesenian. Di setiap kota yang disinggahi, acara ini juga melibatkan musisi atau band lokal. Khusus di Bandung, band alternatif Alkateri akan turut ambil bagian dalam rangkaian acara. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
9 Lagu Wajib Masuk Playlist Lomba 17 Agustus, Bikin Suasana Makin Meriah
Memilih lagu untuk lomba 17 Agustus? Ada sejumlah lagu nasional hingga musik populer yang bisa membuat suasana perayaan kemerdekaan semakin semarak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
9 Lagu Wajib Masuk Playlist Lomba 17 Agustus, Bikin Suasana Makin Meriah
ShowBiz
Dari Yogyakarta ke Rio de Janeiro, Dubyouth dan Uncle T Satukan Dua Kultur dalam 'Favelanesia'
Dubyouth dan Uncle T menghadirkan 'Favelanesia', kolaborasi yang memadukan baile funk Brasil, Raggamuffin Jamaika, dan keberagaman kultur Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Dari Yogyakarta ke Rio de Janeiro, Dubyouth dan Uncle T Satukan Dua Kultur dalam 'Favelanesia'
ShowBiz
Louis LNGSHOT Hadirkan Kisah Jatuh Cinta Perlahan Lewat OST 'Spooky in Love'
Lewat 'All I Can Say Is', Louis LNGSHOT menggambarkan momen ketika seseorang perlahan menyadari bahwa dirinya mulai jatuh cinta.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Louis LNGSHOT Hadirkan Kisah Jatuh Cinta Perlahan Lewat OST 'Spooky in Love'
ShowBiz
Duo Anggrek Gandeng Ecko Show Hadirkan 'Senayan Tanah Abang' dengan Sentuhan Pop Dangdut Modern
Ketika sang abang berusaha meyakinkan lewat berbagai rayuan manis, sedangkan sang adik justru meminta bukti nyata atas keseriusannya.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Duo Anggrek Gandeng Ecko Show Hadirkan 'Senayan Tanah Abang' dengan Sentuhan Pop Dangdut Modern
ShowBiz
HUSH Tuangkan Kisah Quarter-Life Crisis lewat EP 'Early Junk'
'Early Junk' menjadi wadah bagi lagu-lagu yang sebelumnya berada di luar jalur utama album untuk berkembang menjadi sebuah cerita yang lebih utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
HUSH Tuangkan Kisah Quarter-Life Crisis lewat EP 'Early Junk'
ShowBiz
Dekadenz Records dan Teenage Menopause Records Rilis Mixtape Terbaru ODOPT, 'Pacific Time'
Berbeda dari rilisan musik pada umumnya, mixtape ini hanya diproduksi dalam format fisik kaset dan tidak tersedia melalui platform digital.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Dekadenz Records dan Teenage Menopause Records Rilis Mixtape Terbaru ODOPT, 'Pacific Time'
ShowBiz
J-Rocks Rilis Lagu 'Merdeka', Bawa Semangat Perjuangan dan Makna Kemerdekaan
J-Rocks kembali lewat lagu 'Merdeka' yang membawa semangat kebangsaan dan mengajak pendengar mengenang perjuangan para pendahulu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
J-Rocks Rilis Lagu 'Merdeka', Bawa Semangat Perjuangan dan Makna Kemerdekaan
ShowBiz
Bukan City Pop Biasa, kiOra Debut dengan 'Coco' dan Konsep TOKYO HYPER CITY POP
Girl group Jepang kiOra resmi debut lewat single 'Coco'. Video musiknya ditayangkan eksklusif di HEAD IN THE CLOUDS Los Angeles.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Bukan City Pop Biasa, kiOra Debut dengan 'Coco' dan Konsep TOKYO HYPER CITY POP
ShowBiz
Duo Antonia Hadirkan 'Asalkan Ku Bisa', Cerita tentang Cinta yang Harus Berbagi
Duo Antonia resmi merilis music video 'Asalkan Ku Bisa', single dalam EP Suara Hati yang mengangkat kisah perempuan dalam hubungan cinta segitiga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Duo Antonia Hadirkan 'Asalkan Ku Bisa', Cerita tentang Cinta yang Harus Berbagi
ShowBiz
Makna Lagu 'Berkibarlah Bendera Negeriku', Pesan Nasionalisme dan Cinta Tanah Air
'Berkibarlah Bendera Negeriku' karya Gombloh membawa pesan nasionalisme, cinta Tanah Air, persatuan, serta penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Makna Lagu 'Berkibarlah Bendera Negeriku', Pesan Nasionalisme dan Cinta Tanah Air
Bagikan