Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Jemaah Bakal Dapat Jatah 15 Kali Makan Tanpa Nasi Saat Puncak Haji

Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 Juni 2024

Merahputih.com - Untuk pertama kalinya, pemerintah akan memberikan konsumsi penuh selama puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Selama ini, Kementerian Agama memang tidak menyediakan konsumsi bagi jemaah selama prosesi ibadah Armuzna secara penuh. Hal ini tak lepas dari sulitnya pendistribusian konsumsi mengingat padatnya kawasan itu selama hari tasyrik.

"Total, jemaah mendapatkan 15 kali jatah konsumsi," ujar Kasi Konsumsi PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Makkah, Beny Hermawan dikutip Antara, Selasa (11/6).

Beny menjelaskan 15 kali jatah konsumsi itu meliputi enam kali makanan siap saji serta sembilan makanan segar. Semua paket itu dibagikan pada H-1 pelaksanaan wukuf di Arafah.

Baca juga:

MUI Desak Kemenag Tindak Biro Perjalanan Haji Pelanggar Aturan

Di luar itu, jemaah masih mendapat tambahan snack (makanan ringan) serta konsumsi pelengkap lainnya. Seluruh menunya disiapkan oleh penyedia yang telah ditunjuk.

Penyediaan konsumsi bagi jemaah selama Armuzna sudah disiapkan dengan menyesuaikan kondisi sulitnya pendistribusian makanan akibat padatnya lalu lintas orang maupun kendaraan di Arafah, Mina, maupun Muzdalifah.

Benny mengatakan paket konsumsi itu sudah terkirim bersamaan dengan masuknya jemaah di Armuzna. Untuk enam kali makan, jemaah mendapat jatah makanan siap saji.

"jemaah hanya mendapatkan lauknya saja. Nanti ada petugas yang menyiapkan nasi dibuat secara fresh di dapur. Baik di Arafah maupun Mina," katanya.

Baca juga:

Pemerintah Uni Emirat Arab Undang Sopir Gibran Naik Haji

Selain itu, setiap maktab telah disediakan dapur untuk mengolah makanan-makanan siap saji yang sudah dikirim terlebih dulu.

Di luar itu, PPIH melalui pihak masyariq (penyedia paket haji yang ditetapkan otoritas Arab Saudi) juga menyediakan snack tambahan. Seperti saat jemaah hendak bergerak dari Arafah ke Mina pada tanggal 9 Dzulhijjah, semua mendapat paket snack.

"Di luar itu, jemaah juga masih mendapat paket konsumsi pelengkap berupa bahan minuman. Seperti kopi, gelas-sendok, dan lainnya yang ditempatkan dalam paket," katanya.

Baca Artikel Asli