Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Jangan Lakukan Hal Ini Saat Melancong

P Suryo R - Selasa, 04 September 2018

SELAIN mempersiapkan pakaian dan daftar tempat yang akan dikunjungi, hal lain yang harus dipersiapkan adalah kode etik. Kita tentu ingin melihat dunia dan menambah pengalaman hidup tanpa meninggalkan kesan buruk di lokasi yang kita singgahi.

Kita harus bisa menghormati kearifan lokal yang berlaku di destinasi tujuan. ada beberapa aturan yang harus kita perhatikan dengan baik. Dengan demikian, penduduk lokal akan menghargai dan menjamin kenyamanan kita ketika berada di sana. Berikut adalah panduan yang tak boleh dilakukan saat sedang berkunjung ke destinasi wisata:

1. Memberi Makanan

Ketika melancong ke Pura Uluwatu, Bali dan bertemu dengan monyet liar terkadang kita ingin berfoto dengan mereka sembari memberi makan. Foto sembari memberi makan pada monyet dengan latar belakang Pura Uluwatu yang indah sangat instagramable. Tak hanya itu, sisi humanis dalam diri kita terkadang juga membuat kita ingin membagi makanan untuk hewan liar.

Meski bertujuan mulia, sebaiknya urungkan niat memberi makan pada hewan liar. Saat manusia memberi makanan pada hewan liar, mereka akan ketergantungan dan ingin terus diberi makan. Apabila kita tak memberi makanan, mereka bisa bertindak liar dan membahayakan keselamatan kita.

Selain itu, makanan manusia juga belum tentu baik untuk kesehatan hewan-hewan liar. Jika ingin memberi makan pada hewan liar, katakan pada penduduk lokal atau pemandu wisata. Mereka biasanya menyediakan makanan khusus hewan liar yang bisa diberikan para pengunjung.

2. Memotret

motret
Tidak baik memotret tanpa izin pada obyek tertentu. (Foto: Pexels/David Bartus)

Bayangkan kau sedang duduk bersantai dan tiba-tiba seseorang mengarahkan kameranya ke wajahmu dan membidik wajahmu. Bagaimanakah perasaanmu? Ketika ada orang asing yang diam-diam memotret kita, kita tentu merasa takut dan terancam. Hal tersebut juga dirasakan oleh orang lain. Hanya karena kau melihat rombongan anak sekolah tampak menggemaskan atau seorang gadis penjual makanan terlihat sangat cantik, kamu berhak menjadikan mereka sebagai model tanpa seperizinan mereka.

Jika melihat seseorang yang bisa dijadikan sebagai objek foto mengesankan, taruhlah kameramu dan bicaralah pada mereka. Izinlah dengan sopan kepada mereka. Namun apabila mereka menolak, hargai keinginan mereka. Selain manusia, beberapa objek juga tak bisa difoto secara sembarangan. Kita harus tahu aturan yang berlaku di tempat tersebut dan menghormati peraturan yang berlaku. Di beberapa negara Islam seperti Arab Saudi atau Turki, ada beberapa artefak sejarah yang tak boleh di foto. Cari tahu aturan dan hormati peraturan yang berlaku.

3. Sampah

Ini merupakan aturan yang berlaku dimanapun dan kapanpun. Jangan buang sampah sembarangan. Setiap melakukan aktivitas yang menghasilkan sampah, jangan buang sampah begitu saja ke laut atau ke hutan yang kita kunjungi. Sampah yang kita buang tersebut tak hanya membuat pemandangan buruk tetapi juga dapat merusak ekosistem lingkungan.

batu
Selalu menghormati kearifan lokal. (Foto: Pexels/Eric Sanman)

4. Eksploitasi

Penduduk Baduy mungkin memiliki sikap dan etos kehidupan yang jauh berbeda dengan kita. Perbedaan tersebut membuat kita ingin belajar lebih mendalam tentang mereka. Kendati demikian, bertindaklah sewajarnya. Jangan berlebihan dan bertindak di luar batas. Meski memiliki sikap dan perilaku berbeda dengan kita, mereka tetap saja manusia yang memiliki perasaan. Usahakan perilaku kita tetap terjaga dengan baik selama berada di lokasi wisata. Jangan melakukan sesuatu yang bisa membuat penduduk lokal merasa tak nyaman.

5. Selfie

selfie
Hewan liar tetaplah liar dapat menjadi agresif. (Foto: Pexels/Pixabay)

Saat melancong ke tempat yang asing, kita berkesempatan bertemu hewan endemik. Keunikan mereka terkadang membuat kita gemas. Kita pun tergoda untuk mengabadikan foto mereka. Tak hanya foto mereka, kita pun tergelitik untuk selfie bersama mereka. Urungkan niat selfie dengan hewan liar. Selucu apapun hewan liar yang kita temui, mereka tetaplah makhluk dengan naluri menyerang. Bisa saja mereka bertindak agresif dan menerkam kita. Itu tentu saja dapat membahayakan. (avia)

Baca Artikel Asli