MerahPutih.com - Rumah produksi VMS Studio mengumumkan jajaran pemeran baru yang akan melengkapi film adaptasi Laut Bercerita. Meski belum diumumkan tanggal rilisnya, film ini dijadwalkan tayang pada 2026.
Pengumuman tersebut dibagikan melalui akun resmi Instagram @vmsstudio.id pada Senin (6/4). Dalam unggahan itu, terdapat enam foto yang menampilkan para pemeran baru—didominasi aktor dan aktris senior yang sudah malang melintang di industri film Tanah Air.
“#SahabatLaut, selain para cast yang sudah diperkenalkan, tentu saja masih ada cast lain yang juga penting membangun jagad film Laut Bercerita,” tulis unggahan tersebut, dikutip Selasa (7/4).
Adapun pemeran baru tersebut di antaranya Lindung Simatupang sebagai Pak Broto, Hargi Sundari sebagai Bu Sumantri, Arswendy Bening Swara sebagai Bapak Wibisana, Yudi Ahmad Tajudin sebagai Aswin, serta Ibnu Jamil sebagai Utara Bayu.
“Mereka adalah orang-orang yang kelak akan kalian temui saat film beredar tahun ini. Nantikan pengumuman lainnya,” lanjut akun tersebut.
Baca juga:
Hindia Debut Jadi Produser Film, 'Menari dalam Bayangan' Angkat Kisah Remaja
Sebelumnya, rumah produksi Pal8 Pictures selaku rekan produksi telah lebih dulu mengumumkan jajaran pemeran utama. Di antaranya Reza Rahadian sebagai Biru Laut, serta Eva Celia yang memerankan Ratih Anjani.
Kemudian Yunita Siregar sebagai Asmara Jati, adik Biru Laut. Sementara Christine Hakim dan Arswendy Bening Swara berperan sebagai orang tua Biru Laut. Film ini juga menampilkan Dian Sastrowardoyo sebagai Kasih Kinanti.
Film Laut Bercerita merupakan proyek kolaborasi antara VMS Studio, Pal8 Pictures, Jagartha Group, dan Lynx Films. Proyek ini merupakan pengembangan dari film pendek berjudul sama yang dirilis pada 2017, karya sutradara Pritagita Arianegara dengan durasi sekitar 30 menit.
Pada versi film pendeknya, cerita berfokus pada duka dan kehilangan keluarga korban penculikan aktivis 1998. Sementara dalam format film panjang, proyek ini disutradarai oleh Yosep Anggi Noen dengan naskah yang ditulis langsung oleh Leila S. Chudori.
Pengumuman produksi film ini pertama kali dilakukan dalam ajang JAFF Market 2025 di Yogyakarta. Film drama fiksi berlatar akhir 1990-an ini mengambil lokasi syuting di beberapa daerah seperti Semarang, Salatiga, serta Sukabumi.
Baca juga:
Zee Asadel Tampil Berbeda di Film Religi 'Kupilih Jalur Langit', Angkat Kisah Pernikahan Penuh Luka
Sinopsis Laut Bercerita
Laut Bercerita diangkat dari kisah nyata para penyintas penculikan aktivis pada masa Orde Baru. Cerita ini sebagian merupakan hasil wawancara yang kemudian ditulis oleh Leila S. Chudori dalam bentuk novel.
Kisah ini mengikuti penantian keluarga Wibisono yang kehilangan putra sulung mereka, Biru Laut. Ia terlibat dalam gerakan advokasi mahasiswa dan dikabarkan menghilang setelah menjadi target perburuan.
Sejumlah rekannya berhasil kembali, namun Biru Laut dan beberapa lainnya masih hilang tanpa jejak. Keluarga Wibisono bersama Ratih Anjani, kekasih Laut, terus berusaha mencarinya.
Bertahun-tahun berlalu, sang ayah, Arya Wibisono, masih meyakini putranya hidup. Sementara itu, Asmara Jati justru harus menerima kemungkinan bahwa kakaknya telah tiada. (Tka)