ITB Rancang Kios Pintar untuk Bantu Lansia

Rabu, 09 Agustus 2023 - P Suryo R

PENDIDIKAN dinilai mampu meningkatkan kualitas hidup para lansia. Maka dari itu, Kios Pintar KitaBelajar hadir sebagai bentuk Self-Service Technology (SST) untuk membantu lansia dalam belajar mandiri.

Kios Pintar KitaBelajar merupakan hasil rancangan Yassierli bersama dua mahasiswa Teknik Industri ITB. Kios pintar ini dihibahkan untuk Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat di Kabupaten Semarang.

Baca Juga:

Kolaborasi Bareng SOS Children's Village, Donasi 'A Cup for A Dream' Capai Rp 65 juta

itb
Gelar wicara Karsa Loka Vol. 29 tentang 'Kios Pintar Lansia untuk Peningkatan Quality of Life Komunitas Lansia'. (ITB)

Ide perancangannya dilatarbelakangi oleh fakta bahwa kelompok lansia di Indonesia akan mencapai 20 persen dari total populasi penduduk pada tahun 2045.

Dalam gelar wicara Karsa Loka Vol. 29, Prof. Yassierli bercerita tentang Kios Pintar Lansia untuk Peningkatan Quality of Life Komunitas Lansia pada Jumat (28/7/2023). Prof. Yassierli adalah Guru Besar dari KK Ergonomi, Rekayasa Kerja, dan Keselataman Kerja Fakultas Teknik Industri.

Desain ini disesuaikan dengan karakteristik lansia berdasarkan prinsip perancangan ergonomis. Penilaian karakter lansia diukur dari kemampuan maupun keterbatasan fisik, psikologis, kognitif, motorik, dan lain lain.

Spesifikasi karakteristik ini digunakan untuk membedakan kebutuhan lansia dengan kelompok pengguna lain melalui proses perancangan yang memperhatikan pengguna atau User-Centered Design (UCD). Harapannya, desain kios yang tercipta akan mampu menjadi fasilitas belajar yang nyaman bagi lansia untuk mengisi waktu luang mereka.

“Dari segi antropometri dan dimensi sudah kami coba yang paling pas untuk mereka; ketinggian, jarak pandang, ukuran huruf, jangkauan, dan seterusnya, kami perhatikan itu. Modul-modul tampilannya seperti apa, background warna, font, pilihan kata, hingga interaksi di dalamnya juga sudah disesuaikan,” jelas Yassierli, dikutip Selasa (8/8).

Baca Juga:

Perkenalkan, Skincare Daun Kelor Buatan Mahasiswa ITB

itb
Perancangan sistem Kios Pintar KitaBelajar diarahkan ke dalam bentuk gamifikasi yang interaktif. (ITB)

Menurut Yassierli, perbedaan karakteristik lansia dengan kelompok usia lain menjadi tantangan utama dalam mewujudkan desain kios pintar ini. Selain itu mayoritas lansia yang tidak familiar terhadap teknologi kerap kali mengalami technology anxiety sehingga berpotensi membuat kios pintar ini kurang diminati.

Oleh karena itu, perancangan sistem Kios Pintar KitaBelajar diarahkan ke dalam bentuk gamifikasi yang interaktif dan menyenangkan untuk menurunkan kecemasan teknologi bagi para lansia.

Melalui gamifikasi, kegiatan belajar lansia dikemas dalam suatu konsep gim dengan adanya level dan progress, tantangan harian, dan pemberian hadiah dalam bentuk poin.

Poin yang telah terkumpul nantinya dapat ditukarkan oleh pengguna menjadi uang sedekah untuk pihak yang lebih membutuhkan. Konsep seperti ini diharapkan semakin memotivasi para lansia untuk belajar sambil beribadah menggunakan Kios Pintar KitaBelajar.

“Kombinasi teks dan video dalam gamifikasi sudah dicek dan dilakukan testing. Hasilnya kepuasan dari pengguna sudah baik dan skala keterlibatan pengguna meningkat dengan adanya gamifikasi,” ungkap Yassierli. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Peneliti ITB Kembangkan Varietas Cabai Bernama ITB 1

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan