Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Ini Jumlah Harta Kekayaan Moeldoko

Zulfikar Sy - Rabu, 03 Februari 2021

MerahPutih.com - Nama Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko kini menjadi sorotan. Dia dituding ingin mengudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari kursi Ketua Umum Partai Demokrat. Berapa harta kekayaan Moeldoko?

Berdasarkan data dari acch.kpk.go.id yang dilihat merahputih.com pada Rabu (3/2), mantan Panglima TNI era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini tercatat melaporkan harta kekayaannya pada 30 Maret 2020.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tersebut, Moeldoko tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp46,1 miliar.

Baca Juga:

Ketumnya Mau Dikudeta, DPD Demokrat Jakarta Tegaskan Tunduk Pada AHY

Harta Moeldoko terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak. Untuk harta tidak bergerak, tercatat memiliki tanah dan bangunan yang tersebar di Bogor, Jakarta, dan Pasuruan senilai Rp33,4 miliar.

Sementara untuk harta bergerak, mantan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ini tercatat memiliki satu buah mobil Toyota Camry senilai Rp200 juta.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (ANTARA/HO-KSP)
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (ANTARA/HO-KSP)

Moeldoko juga tercatat mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp204 juta dan kas dan setara kas senilai Rp6,6 miliar.

Selain itu, peraih Adhi Makayasa Akabri 1981 ini, juga punya harta lainnya senilai Rp5,6 miliar. Moeldoko tercatat tidak memiliki hutang.

Baca Juga:

Jokowi Undang AHY ke Istana, Masalah Demokrat Selesai dengan Elegan

Sementar itu, pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga berpendapat, sebaiknya Presiden Joko Widodo merespons surat dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhyono (AHY).

Hal tersebut disampaikan Jamiluddin soal langkah AHY yang mengirim surat kepada Presiden Jokowi, berisi klarifikasi dugaan keterlibatan pejabat di lingkaran kekuasaan terdekat presiden untuk mengudeta Ketum Partai Demokrat.

"Sungguh elok bila Presiden Jokowi juga merespons permohonan klarifikasi dengan mengundang AHY ke Istana. Melalui makan bersama di Istana, sebagaimana yang sering dilakukan Jokowi, tampaknya persoalan Partai Demokrat dapat diselesaikan dengan elegan," kata Jamiluddin, Rabu (3/2). (Pon)

Baca Juga:

Isu Kudeta AHY Dinilai Bukti Partai Demokrat Miliki Masalah Internal

Baca Artikel Asli