MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkritik Inggris terkait perjanjian sewa Pulau Diego Garcia. Pulau tersebut mungkin diperlukan untuk menghadapi “potensi serangan” dari Iran jika perundingan nuklir gagal.
AS mendesak Inggris agar “tidak menyerahkan” Diego Garcia, terlepas dari persetujuan yang telah diberikan sebelumnya dan mandate PBB ke Mauritius
Inggris telah menolak memberikan pangkalan militer kepada Amerika Serikat (AS), termasuk pangkalan Diego Garcia di Kepulauan Chagos, bagian tengah Samudra Hindia. Pangkalan itu, direncanakan digunakan dalam serangan terhadap Iran.
Pada 3 Oktober 2024, Inggris sepakat untuk menyerahkan kedaulatan atas Kepulauan Chagos, termasuk Pulau Diego Garcia, kepada Mauritius.
Baca juga:
Iran Gelar Latihan Militer di Teluk Persia dan Selat Hormuz di Tengah Rencana Trump Tambah Pasukan
Perjanjian tersebut menetapkan bahwa Inggris akan memberikan dukungan keuangan dan investasi infrastruktur kepada Mauritius, sambil tetap mempertahankan kendali atas pangkalan udara di Diego Garcia selama 99 tahun.
Pada 2019 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadopsi resolusi yang mendesak Inggris untuk melepaskan kepulauan tersebut.
Laporan surat kabar The Times, Kamis (19/2) melansir, penolakan Inggris Raya untuk menyediakan pangkalan itu disebut memaksa Trump menarik dukungannya terhadap rencana Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk menyerahkan Kepulauan Chagos kepada Mauritius.
Inggris hingga kini belum memberikan izin kepada AS karena khawatir melanggar hukum internasional dan menghadapi konsekuensi hukum dari kemungkinan serangan terhadap Iran, menurut laporan itu.
Rencana AS untuk menyerang Iran disebut melibatkan pangkalan Diego Garcia, serta pangkalan udara RAF Fairford di Inggris yang menjadi lokasi penempatan pesawat pengebom berat Angkatan Udara AS.
Kantor Luar Negeri Inggris membela kesepakatan untuk menyerahkan kedaulatan pangkalan militer Diego Garcia kepada Mauritius menyusul keberatan dari Trump.
Departemen Luar Negeri AS mengumumkan bahwa pihaknya akan melakukan perundingan dengan Mauritius pada 23-25 Februari guna menegaskan pentingnya pangkalan militer Diego Garcia bagi keamanan nasional AS.