MerahPutih.com - Presiden FIFA Gianni Infantino menyayangkan insiden yang menimpa wasit asal Somalia, Omar Artan, yang gagal masuk ke Amerika Serikat meski sudah tiba di negara tersebut.
Otoritas imigrasi AS menolak akses Artan saat tiba di Bandar Udara Internasional Miami, Sabtu (6/6) lalu.
“Sangat disayangkan apa yang terjadi kepada Omar (Artan) wasit dari Somalia,” kata Infantino, dalam konferensi pers di Mexico City, dikutip dari siaran video FIFA Jumat (11/6).
Baca juga:
Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS, FIFA Buka Suara
FIFA Tidak Bisa Memaksa AS
Namun, Infantino menegaskan FIFA tidak bisa memaksa AS mengubah aturan keimigrasian mereka. Apalagi, Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) menyebut Artan telah menjalani pemeriksaan tambahan saat tiba di Miami.
Sekali lagi, kami tidak bisa mengendalikan segalanya,
Presiden FIFA Gianni Infantino
Kasus yang menimpa Artan ini menambah daftar pihak yang gagal masuk ke AS menjelang Piala Dunia 2026, termasuk fotografer tim hingga sejumlah suporter yang visanya ditolak.
Baca juga:
Jelang Kick-of Piala Dunia 2026, Paus Leo XIV Bicara Filosofi Mengoper Bola
Dalam jumpa pers itu, FIFA berjanji tetap akan berusaha mencari jalan keluar berbicara dengan tuan rumah AS.
Kami mencoba, kami akan berdiskusi, kita akan lihat hasilnya nanti. Kami tengah mengerjakan semuanya,
Presiden FIFA Gianni Infantino
Wasit Pertama Somalia di Piala Dunia
Omar Artan sebelumnya digadang-gadang menjadi wasit pertama asal Somalia yang memimpin pertandingan Piala Dunia.
Namun, imigrasi AS menilai Artan yang berstatus wasit terbaik Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) 2025 itu dianggap tidak memenuhi syarat untuk berada dan beraktivitas di negara mereka.
Baca juga:
Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah
Padahal, Artan menegaskan seluruh dokumennya lengkap, meski Somalia termasuk dalam daftar larangan perjalanan AS. Dilansir dari Antara, wasit asal Somalia itu setelah ditolak masuk AS terpaksa kembali ke Istanbul, Turki, tempat asal penerbangannya. (*)