Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Inflasi DKI Jakarta Naik 0,59 Persen Pada Bulan Mei

Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 Juni 2019

MerahPutih.com - Bank Indonesia menyatakan Inflasi di ibu kota Jakarta meningkat pada bulan Mei atau bulan suci ramadan sebesar 0,59 persen. Peningkatan itu terjadi pada hampir seluruh kelompok pengeluaran terutama pada kelompok Bahan Makanan.

Inflasi bulan Mei meningkat dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya yang tercatat mencapai 0,40 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta, Hamid Ponco Wibowo mengatakan dengan perkembangan itu, inflasi Indek Harga Konsumen (IHK) sampai dengan Mei 2019 tercatat sebesar 1,64 persen atau secara tahunan sebesar 3,50 persen, meningkat dari bulan lalu sebesar 3,37 persen.

BACA JUGA: Pemprov DKI Luncurkan Aplikasi Pantau Harga Pangan

"Pada akhir tahun 2019, tingkat inflasi Jakarta diprakirakan tetap mendukung pencapaian sasaran inflasi nasional sebesar 3,5 persen ±1 persen," kata Hamid di Jakarta, Selasa (11/6).

Hamid mengungkapkan, meningkatnya tekanan inflasi Mei 2019 berasal dari kelompok pengeluaran bahan makanan. Kelompok ini tercatat mengalami inflasi sebesar 2,03 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi April 2019 sebesar 0,98 persen.

inflasi
Ilustrasi. Foto: DBN

Tingginya inflasi pada kelompok ini disumbang oleh kenaikan harga pada subkelompok daging dan hasil-hasilnya, khususnya pada komoditas daging ayam ras yang tercatat mengalami inflasi hingga 5,98 persen.

"Sejalan dengan subkelompok daging dan hasil-hasilnya, subkelompok telur, susu, dan hasil-hasilnya juga mencatat inflasi yang cukup tinggi, terutama disumbang oleh komoditas telur ayam ras dengan inflasi sebesar 3,50 persen," tuturnya.

BACA JUGA: Kenaikan Harga Tiket Pesawat Perlambat Pertumbuhan Ekonomi

Lebih lanjut, kata dia, pada subkelompok bumbu-bumbuan, tekanan inflasi terjadi pada komoditas cabai merah dan bawang putih yang masing-masing tercatat sebesar 17,16 persen dan 14,75 persen.

"Cukup tingginya inflasi pada beberapa komoditas itu didorong meningkatnya permintaan masyarakat sepanjang pelaksanaan puasa dan untuk persiapan hari raya Idul Fitri," tutupnya. (Asp)

Baca Artikel Asli