Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Indonesia Cermati Uji Coba Peluncuran Rudal Balistik China Dari Kapal Selam Bertenaga Nuklir

Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 28 menit lalu

MerahPutih.com - Angkatan Laut China pada Senin (6/7) melaksanakan uji coba peluncuran rudal balistik jarak jauh dari salah satu kapal selam bertenaga nuklir di kawasan Pasifik Selatan.

Kantor berita pemerintah China melaporkan, rudal yang membawa hulu ledak tiruan itu diluncurkan pada pukul 12.01 waktu setempat dan "mendarat tepat di perairan yang ditentukan", tanpa mengungkapkan lokasi maupun jenis rudal yang digunakan.

Sejumlah analis memperkirakan China menguji rudal balistik antarbenua (ICBM) JL-2 atau JL-3 dari salah satu kapal selam tipe 094A.

Uji coba tersebut menjadi peluncuran rudal dari kapal selam nuklir pertama yang dilakukan Pasukan Pembebasan Rakyat China (PLA) sejak 2024.

Baca juga:

Iran Tembakan Dua Rudal ke Kapal Komersial Melintasi Selat Hormuz

Saat itu, China meluncurkan rudal balistik antarbenua ke perairan dekat Polinesia Prancis di Samudera Pasifik, yang merupakan peluncuran pertama dengan sasaran kawasan tersebut sejak 1980.


Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terus mencermati perkembangan uji coba sistem rudal balistik jarak jauh China yang diluncurkan dari kapal selam bertenaga nuklir di Samudera Pasifik pada awal pekan ini.

“Pastinya kita terus mencermati laporan mengenai uji coba rudal balistik ini,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang saat ditemui seusai taklimat media di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, pada dasarnya, tidak ada larangan umum dalam hukum internasional terhadap kepemilikan maupun uji coba rudal balistik, sebagaimana yang dilakukan China.

Yvonne memastikan bahwa notifikasi telah diterima dari pemerintah Beijing terkait pelaksanaan uji coba rudal balistik mereka tersebut.

Notifikasi tersebut, merupakan langkah yang penting sebagai bentuk transparansi suatu negara serta merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan terhadap mitra internasional.

Pemerintah China menegaskan bahwa uji coba rudal balistik tersebut merupakan bagian dari latihan militer tahunan yang rutin dilaksanakan, sesuai hukum internasional, serta tidak ditujukan kepada negara maupun sasaran tertentu.

Otoritas Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan telah menyampaikan kekhawatiran mereka atas uji coba peluncuran rudal balistik jarak jauh oleh China tersebut.

Baca Artikel Asli