Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

IHSG Terbang Tinggi Jelang Akhir Pekan, Ratusan Emiten Kompak Menghijau Dongkrak Indeks LQ45

Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026

Merahputih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Bursa Efek Indonesia (BEI) sukses parkir di zona aman, mengekor laju penguatan pasar saham kawasan Asia pada penutupan perdagangan, Jumat (3/7).

Sesi perdagangan sore mencatat lonjakan indeks sebesar 131,22 poin atau 2,28 persen menuju level 5.875,78.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Ngamuk ke Zona Hijau Lompat Lewati Level 5.800, Saham LQ45 Ikut Melesat Ikuti Tren Asia

Kelompok saham unggulan indeks LQ45 turut terkerek naik 16,29 poin atau 2,88 persen ke posisi 581,78.

Jelang akhir pekan, sentimen global memberikan katalis positif terhadap menguatnya IHSG,

ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus.

Dorongan Perdamaian Global dan Spekulasi Suku Bunga

Proses mediasi damai antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran memicu gairah investasi pasar keuangan. Pemerintah Qatar mengumumkan perkembangan memorandum gencatan senjata bulan Juni 2026 berjalan sangat kondusif.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Ngamuk ke Zona Hijau Lompat Lewati Level 5.800, Saham LQ45 Ikut Melesat Ikuti Tren Asia

Sentimen positif tambahan berasal dari pelambatan data ketenagakerjaan nonfarm payrolls (NFP) AS. Penambahan tenaga kerja negeri paman sam hanya menyentuh angka 57.000, jauh di bawah proyeksi awal sebesar 110.000.

"Rilis data pasar tenaga kerja AS melambat memberikan pandangan baru pelaku pasar berspekulasi The Fed tidak akan menaikkan suku bunga acuan dalam waktu dekat," tutur Nico.

Kesepakatan Fiskal Domestik dan Dominasi Sektor Industri

Bursa

Kondisi internal ikut menyumbang energi positif bagi pergerakan indeks dalam negeri. Pemerintah bersama DPR sukses menyepakati postur awal Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Sektor industri memimpin pesta penguatan sebelas sektor IDX-IC dengan kenaikan mencapai 3,74 persen.

Berikut rincian data lengkap perdagangan Bursa Efek Indonesia beserta perbandingan pasar saham regional Asia:

  • Statistik Perdagangan BEI: Frekuensi transaksi mencapai 1.363.000 kali, volume perdagangan 17,15 miliar lembar saham, nilai transaksi menyentuh Rp10,53 triliun.

  • Kondisi Emiten Domestik: Sebanyak 520 saham mencatat kenaikan harga, 159 saham mengalami penurunan, 280 saham stagnan.

  • Daftar Saham Top Gainers: KOKA, FUTR, ECII, COCO, RMKO.

  • Daftar Saham Top Losers: BOBA, JECC, INPP, RANC, KBLI.

  • Target Fiskal RAPBN 2027: Rasio pendapatan negara 12,01-12,40% PDB, penerimaan perpajakan 10,08-10,45% PDB, belanja negara 13,82-14,20% PDB, perkiraan defisit anggaran 1,8-2,2% PDB.

Baca juga:

Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan

  • Probabilitas Suku Bunga (CME Fedwatch): Peluang kenaikan suku bunga September 2026 melorot ke angka 45,6% dari semula 67%.

  • Performa Bursa Saham Regional Asia:

    • Indeks Nikkei: Menguat 1,47% ke level 69.744,07

    • Indeks Shanghai: Menguat 0,37% ke level 4.034,64

    • Indeks Kuala Lumpur: Menguat 1,04% ke level 1.679,05

    • Indeks Shenzen: Menguat 0,76% ke level 2.792,58

    • Indeks Strait Times: Menguat 0,26% ke level 5.230,87

Baca Artikel Asli