Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

​IHSG Hari Ini Meroket Tajam! Kepanikan Mereda, Saatnya Borong Saham Blue Chip?

Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 Agustus 2026

Merahputih.com - Laju IHSG hari ini akhirnya kembali bikin lega para investor setelah resmi ditutup menguat signifikan menyentuh level 6.521,75 pada perdagangan Kamis (27/8) sore.

IHSG menguat kencang hingga 1,81 persen sebagai respons langsung atas meredanya kepanikan pasar terkait isu stabilitas keamanan domestik belakangan ini.

Baca juga:

IHSG Menguat ke 6.525, BEI Siap Hapus Aturan Harga Saham Rp 50

Membaiknya pergerakan IHSG ini tentu tak lepas dari derasnya aliran dana segar alias net buy yang menyasar deretan saham blue chip di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI).

Para pelaku pasar sepertinya sadar betul bahwa tekanan harga sebelumnya membuat saham-saham unggulan, tercermin dari indeks LQ45 yang ikut naik 1,35 persen ke 641,07 kini jadi lebih murah dan menarik untuk dikoleksi.

Ditambah lagi, nilai tukar Rupiah yang cukup anteng serta membaiknya sentimen pasar regional Asia sukses bikin gairah investasi saham kembali menyala terang.

Menurut pengamat pasar modal, Elandry Pratama, hawa positif dalam perdagangan saham memang sudah terasa sejak bel pembukaan berbunyi.

Penguatan IHSG hari ini terutama mencerminkan meredanya kekhawatiran pasar terhadap risiko domestik, setelah pembukaan perdagangan yang relatif kondusif,

ujar Elandry.

Investor Mulai Nyicil Beli, tapi Tetap Waspada

Ilustrasi
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Elandry menjelaskan bahwa para investor saat ini mulai berani melakukan akumulasi secara selektif. Incaran utamanya adalah saham-saham berlikuiditas tinggi yang sempat anjlok parah.

Meski begitu, aksi borong ini belum sepenuhnya agresif karena pasar masih memantau perkembangan arah dana asing (foreign flow) serta dinamika sentimen global.

"Jadi, penguatan hari ini lebih mencerminkan perbaikan risk appetite, tetapi tetap disertai pendekatan selektif," tambahnya.

Untuk jangka pendek, laju indeks saham gabungan masih punya 'bensin' untuk melanjutkan rally penguatan, asalkan situasi dalam negeri tetap kondusif dan tidak ada kejutan negatif dari nilai tukar Rupiah maupun bursa global.

Namun, setelah kenaikan harga yang lumayan cepat ini, ancaman aksi ambil untung (profit taking) tentu selalu mengintai.

"Investor sebaiknya tidak mengejar saham yang sudah naik terlalu tinggi dan lebih fokus pada emiten dengan fundamental solid, likuiditas baik, serta katalis kinerja yang masih terjaga," pesan Elandry.

Rangkuman Data Perdagangan Bursa Kamis Sore

Secara keseluruhan, IHSG tampak sangat betah berada di zona hijau sejak sesi pertama hingga penutupan sesi kedua.

Gairah pasar juga tercermin dari tingginya aktivitas transaksi. Sepanjang hari, tercatat ada 2.954.000 kali transaksi yang melibatkan 35,18 miliar lembar saham dengan total nilai mencapai Rp13,51 triliun.

Hasilnya, 578 saham sukses naik kasta, 103 saham terpaksa turun, dan 282 saham sisanya mager alias stagnan.

Kabar baiknya lagi, 11 sektor di Indeks Sektoral IDX-IC kompak menghijau. Berikut adalah tiga sektor dengan lonjakan tertinggi:

Baca juga:

IHSG Hari Ini: Tembus 6.500, Aturan Saham Gocap Jadi Rp 1 dan Redupnya Bursa Saham AS

Daftar Saham Paling Cuan (Top Gainers) vs Paling Boncos (Top Losers)

Kabar dari Bursa Saham Asia

Penguatan bursa lokal kita juga diwarnai oleh pergerakan bursa regional Asia yang cukup bervariasi pada sore ini.

Berikut ringkasan penutupan pasar saham tetangga:

Baca Artikel Asli