Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Ibu Kota dalam Bayang-bayang Cuaca Ekstrem, BPBD DKI Jakarta Pastikan Kesiapan Personel 24 Jam

Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 April 2026

Merahputih.com - Peringatan dini cuaca ekstrem Jakarta periode 29 April hingga 3 Mei 2026 resmi terbit menyusul prediksi BMKG mengenai potensi hujan lebat dan bencana hidrometeorologi di wilayah ibu kota dan Kepulauan Seribu.

Potensi Banjir dan Kesiagaan Masyarakat membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menginstruksikan seluruh lapisan masyarakat untuk memperketat kewaspadaan.

Berdasarkan data prakiraan cuaca, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat membayangi Jakarta selama lima hari ke depan. Kondisi ini memicu risiko banjir, genangan, hingga pohon tumbang di berbagai titik rawan.

Baca juga:

Prediksi Cuaca Jakarta 26 April 2026: Pagi Cerah Berawan, Siang-Sore Diguyur Hujan

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menegaskan bahwa kesiapan warga menjadi faktor krusial dalam menghadapi ancaman alam ini.

“Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem. Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana, khususnya banjir dan genangan,” ujar Isnawa Adji, Rabu (29/4).

BPBD DKI Jakarta menyediakan kanal informasi real-time untuk mempermudah warga memantau kondisi lapangan.

Masyarakat dapat mengakses laman bpbd.jakarta.go.id/waterlevel guna mengecek tinggi muka air atau mengunjungi pantaubanjir.jakarta.go.id untuk mendapatkan pembaruan data banjir terkini.

Selain itu, penggunaan tas siaga bencana dan penyediaan alat pelindung hujan menjadi rekomendasi utama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Baca juga:

El Nino 2026 DIperkirakan Hantam Jakarta Lebih Ganas dan Lama, Pemerintah Mulai Oprek Teknologi Modifikasi Cuaca

Dalam situasi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan pusat bantuan Jakarta Siaga melalui nomor 112.

Layanan bebas pulsa ini beroperasi penuh selama 24 jam untuk melayani permintaan pertolongan atau pelaporan insiden akibat cuaca buruk.

BPBD DKI Jakarta terus memperkuat koordinasi lintas instansi guna memastikan penanganan dampak cuaca ekstrem berjalan efektif dan cepat di seluruh wilayah ibu kota.

Baca Artikel Asli