[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
Kamis, 22 Januari 2026 -
MERAHPUTIH.COM - SOSOK purnawiran Polri Komjen (Purn) Dharma Pongrekun belakangan menuai perhatian di media sosial. Dharma yang juga pernah mencalonkan diri menjadi calon gubernur Jakarta ini dikabarkan mengeluarkan pernyataan yang menyebut bakal terjadi mati listrik dan layanan ATM di Indonesia selama tujuh hari.
Lantas, beredar informasi yang menyebut masyarakat harus bisa bertahan hidup tujuh hari tanpa listrik dan melakukan segala persiapan maksimal untuk bisa bertahan hidup.
Informasi ini diunggah akun TikTok '.semprul11'.
Unggahan tersebut disertai dengan narasi sebagai berikut:
'Segera bagikan ke teman atau saudara kalian#dharmapongrekun #fyp #panikglobal#fyppppppppppppppppppppppp #beritaviral Persiapan Menghadapi Listrik Mati Selama 7 Hari Pelajari cara bertahan hidup 7 hari tanpa listrik. Siapkan diri sebelum terjadi kepanikan! #dharmapongrekun #panikglobal #beritaviral
Keywords: persiapan darurat tanpa listrik, bertahan hidup 7 hari, tips survive listrik mati, cara siapkan makanan tahan lama, keadaan darurat siap sedia, antisipasi matinya listrik, pentingnya persiapan menghadapi bencana, tips menjaga air bersih darurat, menghadapi panic buying, percaya diri dalam persiapan'.
Baca juga:
FAKTA
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video yang beredar menggunakan fitur Google Image Search. Hasil penelusuran menemukan unggahan serupa pada saluran YouTube 'Ngaji Roso' tayang Jumat (9/1/2026). Potongan video yang beredar mengenai listrik mati selama 7 hari ditemukan pada durasi 1:24:57.
Video yang beredar memperlihatkan Dharma Pongrekun sebagai salah satu pihak yang memberikan penjelasan. Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, Dharma kerap menyampaikan pandangan yang bernuansa spekulatif dan dikaitkan dengan narasi konspirasi, khususnya terkait dengan isu kesehatan, pandemi, serta agenda global.
Dalam cuplikan siniar tersebut, juga disinggung bahwa selain Belanda, Jerman disebut telah menyiapkan skenario keadaan darurat. Namun, tidak ditemukan penjelasan maupun pernyataan resmi yang mengaitkan status darurat tersebut dengan konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Pernyataan Dharma dalam video lebih berupa ajakan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan situasi darurat yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Meski demikian, tidak ada data, dokumen, atau keterangan resmi yang mendukung klaim bahwa konflik global, khususnya perang antara Amerika Serikat dan Iran, akan berdampak langsung pada terhentinya pasokan listrik maupun layanan internet di Indonesia.
Hingga saat ini, pemerintah maupun PT PLN (Persero) juga belum mengeluarkan pengumuman atau peringatan apa pun terkait rencana pemadaman listrik secara nasional selama tujuh hari sebagaimana klaim yang beredar.
KESIMPULAN:
Video yang beredar hanya menampilkan pernyataan Dharma Pongrekun yang bersifat imbauan umum tanpa disertai data, sumber resmi, atau keterangan otoritas terkait.
Hingga saat ini, tidak ada pengumuman dari pemerintah maupun PT PLN (Persero) mengenai rencana pemadaman listrik nasional sebagaimana diklaim.(knu)