Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Pimpin Negara ASEAN Rebut Laut China Selatan

Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026

Merahputih.com - Indonesia dikabarkan memimpin sejumlah negara di Asia Tenggara untuk merebut wilayah Laut China Selatan.

Disebutkan, Indonesia juga menyiapkan armada tempurnya merebut wilayah tersebut dari China. Informasi ini diunggah akun YouTube 'Cetakgol IDN'.

NARASI:

Indonesia Pimpin Negara ASEAN Tantang Tiongkok Siapkan Puluhan Jet Tempur Amankan Laut China Selatan

FAKTA:

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) terlebih dahulu menyimak video berdurasi 18 menit 13 detik tersebut dari awal hingga akhir.

Setelah disimak, isi video tersebut berbeda dengan narasi yang dibagikan pada judul video.

Pembahasan hanya membahas mengenai Menlu RI, Sugiono, yang mendesak China supaya segera menyelesaikan Pedoman Tata Perilaku atau Kode Etik (CoC) Laut China Selatan.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serang Kapal Perang RI yang Patroli di Selat Malaka

[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Tarik Seluruh Pasukan Perdamaian TNI di Lebanon

[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Siap Bantu Iran dengan Kirimkan Jet Tempur dan Kapal untuk Hadapi Amerika Serikat-Israel

Dijelaskan bahwa kode etik Laut China Selatan (CoC) memiliki peran penting sebagai solusi mengatasi ketegangan yang selama ini kerap terjadi di Laut China Selatan.

Sehubungan dengan hal tersebutlah yang akhirnya membuat Menlu RI, Sugiono, mendesak agar China bisa segera menandatangani CoC di tahun 2026 ini.

Berdasarkan temuan di atas, maka tidak benar Indonesia ingin merebut Laut China Selatan dari China.

Justru Indonesia melalui Menteri Sugiono menginginkan agar CoC segera disahkan agar tidak ada lagi konflik di Laut China Selatan.

KESIMPULAN:

Tidak benar Indonesia memimpin ASEAN untuk merebut Laut China Selatan, justru Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mendesak kode etik Laut China Selatan segera diselesaikan demi menghindari konflik. (Knu)

Baca Artikel Asli