MerahPutih.com - Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 01 Jokowi-Ma'ruf unggul dari 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Quick Count atau hitung cepat Pemilu 2019 yang digelar Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia.
Terpantau dalam papar Survei Indikator di Hotel Nikko, Gedung Icon Morrissey, Jakarta Pusat, Rabu (17/4) sore, duet petahana Jokowi-Ma'ruf meraup suara 55,08 persen, sedangkan Prabowo-Sandia 46,37 persen responden sementara.
Data yang sudah masuk mencapai 70,90 persen. Meski demikian, hitungan masih terus bergerak menunggu input data terbaru dari tim Indikator di lapangan.
Indikator memiliki sampel sebanyak 2976 Tempat Pemungutan Suara di Indonesia (TPS), saat ini baru masuk sebesar 2110 sampel, yang artinya sudah masuk 70,99 persen. Data Pemilihan Legislatif baru masuk 20,16 persen. Kemudian tingkat partisipasi pemilih sebesar 75,14 persen.
PDI Perjuangan berdiri di puncak dalam perolehan suara partai lembaga survei Indikator memiliki suara 21,57 persen. Kemudia di posisi dua disusul oleh Gerindra dengan perolehan suara 12,17 persen.
Di peringkat tiga ada Partai Golkar dengan perolehan suara 11,45 persen, posisi empat PKB 10,28 persen, kelima Partai Nasdem 9,57 persen, posisi enam Partai Demokrat 7,82 persen.
Selanjutnya, peringkat ketujuh ada PKS 6,82 persen, Kedelapan ada PAN 6,19 persen, setelah itu PPP 4,80 persen, kesepuluh ada Perindo dengan prolehan 2,66 persen, kesebelas ada Berkarya 2,08 persen.
Adapun, PSI dan Hanura memilikiperolehan sama dengan 1,48 persen, PBB 0,74 persen, Garuda 0,57, dan PKPI menduduki posisi akhir dengan peroleh suara 0,31 persen. (Asp)