Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Hasil Real Count KPU Jokowi-Ma'ruf Unggul 6,5 Juta Suara dari Prabowo-Sandi

Eddy Flo - Jumat, 26 April 2019

MerahPutih.Com - Hasil sementara rekapilutasi perhitungan suara Pemilu 2019 Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga Jumat 00:12 WIB pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul 6,5 juta suara dari Prabowo-Sandi.

Hasil tersebut mencakup 285.626 dari 813.359 TPS atau mencapai 35,11 persen suara yang masuk.

Berdasar real count KPU melalui Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) perolehan sementara pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih mengungguli pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Ma'ruf memperoleh 56,11 persen atau 30.116.157 suara, sedangkan Prabowo-Sandi memperoleh 43,89 persen atau 23.558.082 suara.

Hasil Real Count KPU Pilpres 2019
Hasil real count sementara KPU terkait perolehan suara Jokowi-Ma'ruf vs Prabowo-Sandi (Foto: screenshot situng kpu.go.id)

Rekapitulasi penghitungan suara ini dilakukan KPU secara terus menerus dan pergerakannya dapat diakses publik secara terbuka melalui aplikasi Situng atau situs KPU.go.id pada kanal Hasil Pemilu 2019.

Sedianya KPU melakukan rekapitulasi suara Pemilu 2019 sejak 18 April 2019 dan proses ini ditargetkan akan rampung pada 22 Mei 2019.

Sementara itu secara terpisah, Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Hasto Kristiyanto mengungkapkan pihaknya menemukan banyak kecurangan selama Pemilu 2019. Berdasarkan temuan TKN ada 25 ribu kecurangan dan didominasi oleh politik uang.

Pasangan Jokowi-Ma'ruf
Pasangan Jokowi-Ma'ruf dalam debat capres-cawapres (Foto: antaraews)

"Ada kami menerima laporan-laporan pengaduan, dari total pengaduan yang kami terima bentuk-bentuk kecurangan 25 ribu, termasuk di dalamnya ada money politics, praktik money politics yang juga dilakukan secara masif dengan simbol 2, simbol 2 itu dua ratus ribuan. Kami temukan itu di Jawa Barat, di Jawa Timur, kami temukan," ujar Hasto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/4).

Hasto mengatakan pihaknya tak ingin menggugat kecurangan tersebut lantaran perbedaan suara Jokowi dan Prabowo masih tebal selain itu, Jokowi-Ma'ruf sudah mengungguli Prabowo-Sandi.

"Kami berharap itu tidak dilakukan karena proses pemilu dengan selisih yang cukup tebal," tandas Hasto Kristiyanto.(Knu)

Baca Artikel Asli