MerahPutih.com - Setelah Solo Jawa Tengah, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Pusat menyambangi Pengurus Daerah INTI Yogyakarta dan Pengurus Cabang Purwokerto di hari ketiga rangkaian kunjungan kerja (kunker) ke daerah.
Di Yogyakarta, Kamis (6/9), rombongan INTI Pusat tiba pukul 10 pagi di Royal Ambarukmo Hotel dan langsung disambut Antonius Simon, calon ketua PD INTI Yogyakarta yang menggantikan ketua sebelumnya yang sudah paripurna, dan Frista selaku Calon sekretaris.
Sebelum memulai rapat, rombongan INTI Pusat diajak keliling museum yang ada di Royal Ambarukmo hotel, kemudian langsung ke tempat rapat persiapan pelantikan kepengurusan baru PD INTI Yogyakarta.
Sebagaimana disampaikan Juru Bicara INTI, Lexyndo Hakim, INTI Pusat berharap PD INTI Yogyakarta dapat melakukan pelantikan di awal Oktober mendatang. PD INTI Yogyakarta juga diharapkan dapat menggelar rangkaian acara sebelum acara pelantikan.
Diharapkan dengan kepengurusan baru ini, PD INTI Yogyakarta dapat sering melakukan kegiatan-kegiatan dan melakukan silaturahmi kebangsaan dengan tokoh-tokoh tionghoa maupun tokoh nasioanl di Yogyakarta. Lexy menyampaikan INTI Pusat berharap adanya pelatihan dan kaderisasi kepada generasi muda khususnya pengurus INTI Yogyakarta agar adanya regenerasi.
“Sekjen Ulung Rusman jelas mengatakan kalau kegiatan pelatihan dan kaderisasi sebaiknya di lakukan oleh setiap Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang, dan nantinya Pengurus Pusat akan menyiapkan modul untuk pelatihan dan kaderisasi tersebut,” tutur Lexy mengutip arahan Sekjen, dalam rilis yang diterima, Jumat (7/9).
Dalam rapat persiapan tersebut hadir dari PD INTI Yogyakarta, Antonius Simon, Hans Poerwanto, Ipang Djunarko, Frista, Roy Alvian Mulyo Santosa, dr. Stepahnus Yoanito, Victor Budi Setiawan, Novi Anggraeni, Dra. Umi Murtini, Gloria Christie, Chandera Halim, dan Shanty. Kesemua nama-nama tersebut adalah calon pengurus baru PD INTI Yogyakarta.
Setelah dari Yogyakarta, rombongan INTI Pusat yang terdiri dari Ketua Umum Teddy Sugianto, Wakil Ketua Umum Budi S.Tanuwibowo, Wakil Ketua Umum/Ketua PD INTI Jawa Barat Dedy Widjaja, Sekretaris Jenderal Ulung Rusman, Ketua PD INTI Jawa Tengah Budhi Parsetija, Marliana, PINTI, Beby Chandra Wijaya, Sekretaris Pusat, Krista Wijaya, Ketua GEMA INTI Pusat, dan Ng Andre, PD DKI Jakarta melanjutkan perjalanan ke Purwokerto.
Perjalanan dengan mobil ini memakan waktu sekitar lima jam. Sesampainya di D’Garden Restoran, Purwokerto sekitar pukul 7 malam, rombongan disambut Teddy Hartanto, Intan Okavany, Suharjono, Suci, Rebikem, Ibnu Sudjono, dan Cipto.
Menurut Lexy, acara di Purwokerto dimulai dengan penjelasan Wakil Ketua Umum Budi S Tanuwibowo mengenai maksud dan tujuan kunjungan kerja ini dilakukan untuk mengaktifkan kembali dan memberikan semangat, serta diskusi bagi PD atau PC yang sudah lama tidak aktif.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua UmumTeddy Sugianto juga mengingatkan sekarang perhimpunan INTI sedang fokus kepada bencana Gempa Lombok. Untuk itu, PD INTI Yogyakarta dan PC Purwokerto diharapkan juga dapat ikut terlibat dalam kegiatan peduli bencana Lombok.
“Ketua Umum ingin kita bersama-sama bantu saudara-saudara kita di Lombok, dan beliau sendiri sudah tiga kali bolak-balik Lombok untuk koordinasi bantuan dan menghibur anak-anak di pengungsian” ujar Lexy mengutip ucapan Ketua Umum, Teddy Sugianto, yang langsung diamini dengan antusias dan disetujui oleh PD INTI Yogyakarta dan PC INTI Purwokerto.
Mengakhiri pertemuan, PC INTI Purwokerto, yang diwakili Teddy Hartanto menyebutkan bahwa susasana masyarakat cukup kondusif dan cukup baik antar sesama anggota masyatakat. Untuk itu, PC INTI Purwokerto tertarik untuk mengembangkan ekonomi Purwokerto dengan mengadakan semacam UKM.
PC INTI Purwokerto juga antusias dengan adanya program beasiswa pelangi dan pendidikan ke Tiongkok yang telah digagas INTI Pusat. "Semoga proram beasiswa tersebut juga dapat diadakan di PC INTI Purwokerto," tandas dia. (*)