MerahPutih.com- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Satlat Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan sepanjang tahun 2026 ini, Polri berhasil mengungkap 464 kasus tindak pidana migas. Hal itu disampaikan Kapolri saat sambutan di acara Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor, Rabu (1/7).
Kami enetapkan 594 tersangka, serta menyita berbagai barang bukti seperti 669 ribu liter solar, 80 ribu liter pertalite, hingga 30 ribu unit LPG berbagai ukuran,
ungkapnya.
Dari ratusan kasus itu, Sigit memperkirakan Polri telah menyelamatkan keuangan negara lebih dari Rp 756 miliar. Salah satu kasus menonjol yang berhasil diungkap yaitu penyalahgunaan pengangkutan 120 ribu liter biosolar bersubsidi dengan barang bukti berupa1 kapal tanker, 2 unit kapal SPOB, dan 7 truk transportir.
Baca juga:
Melalui Satgas Pangan, Polri berperan menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok penting, memutus rantai distribusi yang merugikan petani seperti tengkulak.
Sehingga dapat menjaga harga jual di tingkat petani, serta mengungkap berbagai tindak pidana terkait komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, LPG dan BBM bersubsidi,
tuturnya.
Sigit meyakini langkah ini bisa mendukung terwujudnya stabilitas perekonomian bangsa di tengah dinamika global. Polri akan terus berperan dalam mengamankan berbagai program pemerintah.
Berbagai program pemerintah lainnya, agar bisa benar-benar hadir menyentuh masyarakat, seperti pemenuhan gizi, konektivitas antarwilayah, peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, hingga perlindungan hak-hak pekerja,
pungkasnya.