Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Hadi Tjahjanto: Keberadaan AirAsia QZ8501 Diduga di Sebelah Timur dari Belitung

Adinda Nurrizki - Minggu, 28 Desember 2014

MerahPutih Nasional- TNI Angkatan Udara (AU) telah mengirimkan 17 orang, yang terdiri dari tim outing dan tim pemantau radar untuk mencari keberadaan AirAsia jenis Airbus A320-200 yang lost kontak tadi pagi. Kini, pencarian dilakukan di sebelah Timur dari Belitung.

Pencarian saat ini menggunakan Heli Superpuma, Boeing 737 Surveillance dan pesawat Hercules. Ketiga pesawat itulah yang akan menyisir di titik koordinat 032215 nott 1094128i. Lokasi ini tepatnya berada di Barat Daya dari Pangkalan Bun, yang berjarak kurang lebih 127 nautical mile dari Palangkaraya.

Kemampuan Boeing 737 Surveillance milik Indonesia adalah memiliki kamera yang bisa memonitor target di atas air maupun di atas permukaan. Demikian dengan Hercules dengan kemampuan yang sama namun mempunyai pola terbang yang berbeda.

“Untuk Boeing kita terbangkan di ketinggian 10 ribu, sedangkan untuk Hercules diterbangkan di atas ketinggian 5000 kaki. Berbeda dengan Heli Superpuma yang akan diberangkatkan dari Pontianak menuju sasaran mencari target Pesawat AirAsia yang hilang tersebut. Posisi yang di duga kuat adalah sebelah Timur dari Belitung. Data ini kami dapatkan dari pantauan radar terakhir yang dipantau oleh Komando Pertahanan Udara Nasional (Korhudnas) HAS Hanandjoeddin, Bangka Belitung. Korhudnas menyatakan bahwa posisi AirAsia hilang dari kontak radar di titik koordinat tersebut.

“Sehingga pencarian kami fokuskan di titik tersebut. Kami mencari sesuai dengan data yang diberikan Korhudnas. Itu pun kami juga harus memperhitungkan kecepatan gelombang laut. Kami telah koordinasi dengan Airtag Indonesia untuk melaksanakan booking area di titik ketingian 10 ribu ke bawah untuk mencari pencarian. Ini yang kami laksanakan untuk hari ini,” ucap Kadispen TNI AU Marsekal Pertama Hadi Tjahjanto. (MP/AKU)

Baca Artikel Asli