Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

GRID Cardio Rush Tanam 1.500 Bibit Pohon di Gunung Gede Pangrango, ini Dampaknya bagi Lingkungan

Soffi Amira - Minggu, 16 Agustus 2026

MerahPutih.com - Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango mengapresiasi aksi sosial GRID Cardio Rush 2026, yang diwujudkan melalui penanaman 1.500 bibit pohon di kawasan kaki Gunung Pangrango.

Kegiatan bertajuk "One Runner, One Tree" tersebut dinilai menjadi contoh kolaborasi antara aktivitas olahraga dan kepedulian terhadap lingkungan.

Kepala Bidang Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Lana Sari, menyambut positif gerakan tersebut. Menurutnya, menanam satu pohon mungkin terlihat sederhana, tetapi manfaatnya bagi kehidupan sangat besar.

Ya, kami mengapresiasi ide-ide kayak begini, satu runner, satu pohon. Karena kita tahu pohon, apalagi jika ditanam di kawasan hutan, itu adalah penyangga sistem kehidupan.

ujar Lana, Sabtu (15/8)

Pohon Jadi Penyangga Sistem Kehidupan

Lana menjelaskan, pohon memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan. Selain menghasilkan oksigen, keberadaan pohon juga membantu menyediakan dan menjaga ketersediaan air.

Manfaat tersebut tidak hanya dirasakan manusia. Berbagai jenis satwa, mulai dari serangga hingga mamalia, juga bergantung pada keberadaan pohon sebagai bagian dari ekosistem.

Jadi, kita bicara kehidupan alam semesta.

kata Lana

Menurut Lana, nilai sebuah pohon tidak bisa hanya dilihat dari harga bibit ketika pertama kali ditanam. Ketika pohon tumbuh hingga berusia lima tahun atau lebih, manfaat yang dihasilkan dapat langsung dirasakan ekosistem dan nilainya sulit dihitung dengan rupiah.

"Ketika dia sudah berusia lima tahun ke atas, manfaat yang diperoleh dari satu pohon itu, kalau dihitung dengan rupiah nggak bisa, itu besar sekali," ujarnya.

Baca juga:

Hasil Kontribusi GRID Cardio Rush 2026, 1.500 Bibit Pohon Ditanam di Kaki Gunung Gede Pangrango

Hutan Gunung Gede Pangrango Punya Peran Penting

Lana juga mengingatkan pentingnya kawasan hutan Gunung Gede Pangrango dalam menjaga sistem kehidupan, termasuk ketersediaan air bagi wilayah di sekitarnya.

Ia membayangkan dampak besar yang akan terjadi apabila kawasan hutan tersebut mengalami kerusakan parah.

Kebayang kalau misalnya Taman Nasional Gunung Gede Pangrango digundul, saya nggak bisa membayangkan Jabodetabek kekurangan air seperti apa.

tambah Lana

Lana berharap, kegiatan "One Runner, One Tree" tidak berhenti sebagai aksi satu kali saja. Ia ingin gerakan tersebut menjadi sarana edukasi kepada masyarakat, bahwa kontribusi kecil terhadap lingkungan dapat memberikan manfaat besar dalam jangka panjang.

Selain itu, kegiatan serupa diharapkan dapat ditiru oleh komunitas maupun perusahaan lain.

Baca juga:

GRID Cardio Rush 2026 Sukses Digelar, Setiap Langkah Pelari Berkontribusi Tanam Pohon

"Pertama, satu untuk edukasi kepada publik. Bahwa kelihatannya kita menyumbang sesuatu itu dengan nilai yang kecil, tapi manfaatnya besar," ujarnya.

"Kemudian yang kedua, bisa ditiru oleh komunitas lain atau perusahaan lain," lanjutnya. (TKA)

Baca Artikel Asli