Merahputih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa bumi tektonik magnitudo 5,6 memicu guncangan hebat di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Rabu (22/7) siang.
BMKG memastikan gempa bumi dangkal itu sama sekali tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami di sepanjang pesisir Aceh.
Baca juga:
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menyampaikan kepastian aman tersebut secara resmi melalui rilis pers dari Medan.
“Dari hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi itu tidak berpotensi menyebabkan tsunami,” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menegaskan status keamanan pesisir.
Analisis Parameter dan Pemicu Gempa Sesar Oreng
Hasil pemutakhiran data BMKG menetapkan parameter pembaruan gempa pada magnitudo 5,5. Kedalaman hiposenter gempa berada pada kategori sangat dangkal, yakni 9 kilometer di bawah permukaan bumi. BMKG mengidentifikasi pergerakan geser (strike slip) akibat aktivitas Sesar Oreng sebagai pemicu utama gempa bumi ini.
Data teknis serta parameter lengkap gempa bumi Gayo Lues Aceh:
-
Magnitudo Pembaruan: Berada pada magnitudo 5,5 (sebelum pemutakhiran M 5,6).
-
Kedalaman Hiposenter: Berada pada kedalaman dangkal 9 kilometer.
-
Koordinat Episenter: Terletak pada 4,24° LU dan 97,56° BT.
-
Lokasi Pusat Gempa: Berada di darat, berjarak 36 kilometer arah timur laut Gayo Lues.
-
Mekanisme Sumber: Pergerakan sesar geser (strike slip) akibat aktivitas Sesar Oreng.
-
Aktivitas Gempa Pendahuluan: BMKG merekam 1 foreshock bermagnitudo 3,8 sebelum gempa utama.
-
Aktivitas Gempa Susulan: BMKG merekam 2 aftershock hingga pukul 11.30 WIB, magnitudo terbesar M 4,3.
Sebaran Dampak Guncangan di Aceh dan Sumatera Utara
Guncangan gempa bumi meluas hingga meliputi beberapa wilayah kabupaten/kota di Provinsi Aceh serta Sumatera Utara.
Warga Gayo Lues merasakan skala intensitas terbesar V MMI, memicu tiang-tiang bergoyang, barang terpelanting, serta gerabah pecah.
Tingkat intensitas getaran di berbagai wilayah terdampak:
-
Skala V MMI (Gayo Lues): Getaran terasa oleh hampir seluruh penduduk, warga terbangun, barang bergoyang hebat, gerabah pecah.
-
Skala IV MMI (Aceh Barat Daya, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Bener Meriah, Aceh Tengah): Getaran terasa oleh orang banyak di dalam rumah, jendela serta pintu berderik, dinding berbunyi.
-
Skala III MMI (Medan, Deli Serdang, Sibolga, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang): Getaran terasa nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk besar melintas.
Pihak BMKG terus memantau perkembangan gempa susulan serta mengimbau warga tetap tenang.
Baca juga:
Siklon Pasifik Picu Ancaman Hujan Lebat, BMKG Keluarkan Peringatan Waspada Banjir-Longsor
BMKG meminta masyarakat menghindari struktur bangunan retak atau rusak serta menolak informasi bohong tanpa sumber resmi.