Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Enau Gandeng Ari Lesmana di 'Sesi Potret', Lagu Tentang Rindu dan Penyesalan

Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 31 Maret 2026

MerahPutih.com - Enau kembali merilis karya terbaru yang sarat nuansa reflektif. Lewat single bertajuk Sesi Potret, ia melanjutkan benang merah tema emosional yang kerap hadir dalam karya-karyanya.

Dalam rilisan kali ini, Enau—yang memiliki nama asli Putra Permana—berkolaborasi dengan sang kakak, Ari Lesmana, yang juga dikenal sebagai vokalis band Fourtwnty.

Sesi Potret ditulis sebagai refleksi atas pengalaman kehilangan yang terjadi di sekitar Enau. Lagu ini menggambarkan bagaimana rasa rindu dan penyesalan sering kali muncul setelah seseorang benar-benar pergi.

Melalui liriknya, Enau mengajak pendengar merenungkan momen-momen yang mungkin terlewat—hal-hal sederhana yang baru terasa berarti ketika sudah tidak bisa diulang kembali.

Baca juga:

Lirik Lagu 'Bersamaku akan Sedikit Susah' Enau Terinspirasi dari Kisah Nyata

Ari Lesmana Fourtwnty Bagikan Tips ke Generasi Z Cara Jadi Kreatif dan Kritis

Lirik Sesi Potret - Enau ft. Ari Lesmana

Tahun lalu berjuta alasanku

Maaf tak bisa pulang penghasilanku pas-pasan

Kali ini sudah lumayan

Berkat doamu diijabah Sang Maha Kaya

Dan tahun ini, kubisa pulang

Oleh-oleh sudah ditangan

Tapi anehnya, bukan kau yang menyambutku

Ohh ternyata, kau yang lebih dulu pulang

Ku bertamu ke rumah barumu

Tak ada kamu

Hanya papan dan namamu

Mana ocehan, wewangian khasmu

Jarak ini terlalu jauh,

kalau rindu aku tak mampu

Soal ikhlas ternyata aku masih amatir

Gengsi menyelimutiku, manusia ini kehilanganmu

Sesi potret yang selalu ku benci

Aneh rasanya kau tak di sini

Susunan barisannya tak sama lagi

Ooh... Satu... dua... tiga...

Ini nyata, kau telah pergi

Ku bertamu kerumah barumu

Tak ada kamu

Hanya papan dan namamu

Mana ocehan, wewangian khasmu

Jarak ini terlalu jauh

Kalau rindu aku tak mampu

Sesal hatiku tak sempat temani kamu

Harusnya kubisikan kata ajaib ke telingamu

Soal ikhlas ternyata aku masih amatir

Masih sangat amatir

Gengsi menyelimutiku

Manusia ini kehilanganmu

Kehilanganmu

(far)

Baca Artikel Asli