MANIPOL Rilis EP Perdana 'Maximize the Minimum', Bukti Keterbatasan Tak Menghalangi Berkarya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
MANIPOL Rilis EP Perdana 'Maximize the Minimum', Bukti Keterbatasan Tak Menghalangi Berkarya

MANIPOL lepas EP perdana. (foto: dok/manipol)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Band alternative rock asal Bekasi, MANIPOL, resmi merilis EP perdana bertajuk Maximize the Minimum. Mini album ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan mereka setelah hampir delapan tahun berkarya sekaligus menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus menghasilkan musik.

MANIPOL digawangi Martin (vokal/gitar), Denny (bass), dan Agung (gitar/backing vocal). Sebelum menggunakan nama tersebut, mereka dikenal sebagai Mexican Seafood.

Pada 2024, band ini bergabung dengan label independen Heavy Rain Records, rumah bagi sejumlah nama seperti The Rain dan Private Number. Bersamaan dengan langkah baru tersebut, mereka sepakat mengubah identitas band menjadi MANIPOL.

"Nama Manipol sendiri tercetus begitu aja. Diambil dari spare part motor yang namanya ‘manifold’. Sebenarnya enggak ada arti apa-apa, cuma gue merasa nama itu cukup catchy dan setau gue ‘manifold’ itu adalah salah satu komponen penting dalam mesin kendaraan bermotor," jelas Martin mengenai asal-usul nama band mereka.

Baca juga:

FILM. Resmi Rilis Album Debut 'Manuskrip', Hidupkan Kembali Nostalgia Pop-Rock Era 2000-an

Merangkum Identitas Musik Lewat Enam Lagu

Sebelum merilis EP ini, MANIPOL telah lebih dulu memperkenalkan tiga single, yakni Alasan Kosong, Agitasi, dan Hukum Alam.

Ketiga lagu tersebut kini dilengkapi dengan tiga materi baru dalam Maximize the Minimum, sehingga menjadi karya perdana yang merangkum identitas musikal MANIPOL secara lebih utuh.

Bagi MANIPOL, judul Maximize the Minimum bukan sekadar nama album, melainkan representasi dari perjalanan mereka selama bermusik.

Ini tentang memaksimalkan segala bentuk kekurangan. EP ini sebenarnya menceritakan apa yang kita alami bersama dalam bermusik dari segala kekurangan, keterbatasan dan waktu. Tapi kita yakin bisa melewati bersama dan menciptakan karya apapun caranya. Agar semua karya kami ini bisa rampung menjadi sebuah mini album. Intinya kami memaksimalkan segala keminimalisan,

Vokalis MANIPOL, Martin.

Semangat serupa juga disampaikan oleh Denny.

"Bagi kami enggak ada yang enggak mungkin, tetap yakin dan berjuang bareng. Intinya selagi masih bersenang-senang di musik, gas terus ajah," tambahnya.

Sempat Vakum karena Keterbatasan

Perjalanan menuju perilisan Maximize the Minimum tidak selalu berjalan mulus.

Setelah merilis single ketiga, Hukum Alam, pada 2025, MANIPOL sempat mengalami kebuntuan dalam proses kreatif. Rasa ragu dan kelelahan membuat mereka memutuskan beristirahat sejenak.

Namun, keinginan untuk mewujudkan mini album yang telah lama direncanakan akhirnya membangkitkan semangat mereka untuk kembali menyelesaikan proyek tersebut.

Agung mengungkapkan, seluruh materi untuk EP ini sebenarnya telah dipersiapkan sejak lama.

"Sebelumnya Manipol sudah merampungkan 6 materi recording, hanya saja belum di mixing dan mastering. Biasalah karena keterbatasan dana dan waktu. Lalu kami bertiga kumpul bareng untuk menentukan materi mana saja yang cocok untuk dimasukan kedalam EP tersebut," ungkap Agung.

Baca juga:

6ft Drowning Debut Lewat Maxi-Single 'What If? / Angst', Tawarkan Emosi Alternatif Pop-Punk Intens

Selain tiga single yang telah lebih dulu dirilis, Maximize the Minimum juga menghadirkan tiga lagu baru, yaitu Cara Dia, Mati Aja Lo, dan Terbuai Ekspektasi.

Keenam lagu dalam EP tersebut kini telah tersedia di berbagai platform musik digital dan menjadi penanda babak baru perjalanan MANIPOL di industri musik independen Indonesia. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Dari Masa Vakum hingga Kembali Berkarya, NALARA Tuangkan Perjalanan dalam Album 'BIAS'
Band folk indie rock asal Subang, NALARA, memperkenalkan album BIAS yang merangkum perjalanan bermusik sejak 2018, termasuk masa vakum dan rilisan digital.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 8 menit lalu
Dari Masa Vakum hingga Kembali Berkarya, NALARA Tuangkan Perjalanan dalam Album 'BIAS'
ShowBiz
Marvelous, Beatboxer Muda Bekasi Bawa Batik ke Panggung Dunia
Marvelous tampil dalam kompetisi beatbox yang berlangsung di Warsawa, Polandia, pada 25 September 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Marvelous, Beatboxer Muda Bekasi Bawa Batik ke Panggung Dunia
ShowBiz
Bikin Merinding! Andrea Bocelli Tutup Konser Jakarta dengan 'The Prayer' dan 'Con Te Partirò'
Andrea Bocelli sukses menggelar Romanza 30th Anniversary World Tour di JIExpo Jakarta. Lea Simanjuntak dan Rusanda Panfili turut memeriahkan konser.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Bikin Merinding! Andrea Bocelli Tutup Konser Jakarta dengan 'The Prayer' dan 'Con Te Partirò'
ShowBiz
Pusakata Hadirkan 'Anakku', Single Emosional yang Terinspirasi dari Kekhawatiran Seorang Ayah
Pusakata merilis single Anakku yang berawal dari tantangan Desta di podcast Vindes. Lagu ini mengangkat cinta, doa, dan harapan seorang ayah untuk anaknya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Pusakata Hadirkan 'Anakku', Single Emosional yang Terinspirasi dari Kekhawatiran Seorang Ayah
ShowBiz
Makna Lirik Lagu 'Sedih Harus Kau Buang' dari Whisnu Santika dan Maul Ibrahim, tentang Perpisahan dan Kenangan
Whisnu Santika dan Maul Ibrahim merilis Sedih Harus Kau Buang pada 27 Agustus 2026. Lagu elektronik ini mengangkat kenangan, penyesalan, dan perpisahan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Makna Lirik Lagu 'Sedih Harus Kau Buang' dari Whisnu Santika dan Maul Ibrahim, tentang Perpisahan dan Kenangan
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu Viral 'Negoro Angin' Versi Minang yang Diadaptasi oleh Kevin Cotok
Lagu Negoro Angin Denny Caknan diadaptasi Kevin Cotok ke bahasa Minang. Kisah LDR dan kerinduan tetap menjadi inti lagu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Lirik dan Makna Lagu Viral 'Negoro Angin' Versi Minang yang Diadaptasi oleh Kevin Cotok
ShowBiz
Teddy Adhitya Rilis 'Pesona Rahasia', Terinspirasi Kenangan Bersama Mendiang Ayah
Teddy Adhitya merilis single 'Pesona Rahasia' sebagai pengantar album 2027. Menghadirkan eksplorasi vokal lebih bebas dan menyimpan kenangan bersama mendiang ayahnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Teddy Adhitya Rilis 'Pesona Rahasia', Terinspirasi Kenangan Bersama Mendiang Ayah
ShowBiz
Akbar Chalay Gandeng Matta di Single 'Kera Sakti', Angkat Kisah Sosok yang Pandai Memikat Hati
Akbar Chalay berkolaborasi dengan Matta lewat single 'Kera Sakti'. Padukan eksplorasi musik dan karakter pop dengan cerita sosok yang lihai memikat hati.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Akbar Chalay Gandeng Matta di Single 'Kera Sakti', Angkat Kisah Sosok yang Pandai Memikat Hati
ShowBiz
WOODZ Rilis Single 'Come into my world!', Ajak Penggemar Sejenak Lupakan Rutinitas
WOODZ merilis single terbaru 'Come into my world!' pada Oktober 2026. Lagu ini mengajak pendengar melepas beban pikiran dan beristirahat dari rutinitas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
WOODZ Rilis Single 'Come into my world!', Ajak Penggemar Sejenak Lupakan Rutinitas
ShowBiz
Crush Rilis 'Seesaw', Ungkap Peran Penting IU dalam Proses Kreatif Lagunya
Crush merilis single terbaru 'Seesaw'. Lagu ini melibatkan IU dalam proses kreatif dan mengangkat kisah gejolak perasaan saat jatuh cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Crush Rilis 'Seesaw', Ungkap Peran Penting IU dalam Proses Kreatif Lagunya
Bagikan