MerahPutih.com - Enau kembali merilis karya terbaru yang sarat nuansa reflektif. Lewat single bertajuk Sesi Potret, ia melanjutkan benang merah tema emosional yang kerap hadir dalam karya-karyanya.
Dalam rilisan kali ini, Enau—yang memiliki nama asli Putra Permana—berkolaborasi dengan sang kakak, Ari Lesmana, yang juga dikenal sebagai vokalis band Fourtwnty.
Sesi Potret ditulis sebagai refleksi atas pengalaman kehilangan yang terjadi di sekitar Enau. Lagu ini menggambarkan bagaimana rasa rindu dan penyesalan sering kali muncul setelah seseorang benar-benar pergi.
Melalui liriknya, Enau mengajak pendengar merenungkan momen-momen yang mungkin terlewat—hal-hal sederhana yang baru terasa berarti ketika sudah tidak bisa diulang kembali.
Baca juga:
Lirik Lagu 'Bersamaku akan Sedikit Susah' Enau Terinspirasi dari Kisah Nyata
Ari Lesmana Fourtwnty Bagikan Tips ke Generasi Z Cara Jadi Kreatif dan Kritis
Lirik Sesi Potret - Enau ft. Ari Lesmana
Tahun lalu berjuta alasanku
Maaf tak bisa pulang penghasilanku pas-pasan
Kali ini sudah lumayan
Berkat doamu diijabah Sang Maha Kaya
Dan tahun ini, kubisa pulang
Oleh-oleh sudah ditangan
Tapi anehnya, bukan kau yang menyambutku
Ohh ternyata, kau yang lebih dulu pulang
Ku bertamu ke rumah barumu
Tak ada kamu
Hanya papan dan namamu
Mana ocehan, wewangian khasmu
Jarak ini terlalu jauh,
kalau rindu aku tak mampu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
Gengsi menyelimutiku, manusia ini kehilanganmu
Sesi potret yang selalu ku benci
Aneh rasanya kau tak di sini
Susunan barisannya tak sama lagi
Ooh... Satu... dua... tiga...
Ini nyata, kau telah pergi
Ku bertamu kerumah barumu
Tak ada kamu
Hanya papan dan namamu
Mana ocehan, wewangian khasmu
Jarak ini terlalu jauh
Kalau rindu aku tak mampu
Sesal hatiku tak sempat temani kamu
Harusnya kubisikan kata ajaib ke telingamu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
Masih sangat amatir
Gengsi menyelimutiku
Manusia ini kehilanganmu
Kehilanganmu
(far)