Dunia yang Tidak Lagi Menyenangkan dalam 'The Party Is Over' Gavendri
Minggu, 04 Februari 2024 -
MerahPutih.com – Penyanyi muda yang berseloroh masih berjuang mencapai misinya untuk berdiri di depan ketidaknyamanan, Gavendri, meluncurkan lagu terbaru berjudul "The Party is Over".
Tak sendiri, Gavendri menggandeng rapper untuk menyempurnakan rima dalam lagunya. Mereka membahas rasa penyesalan terhadap keputusan-keputusan pada masa lalu.
“Lagu ini adalah salah satu yang paling menohok untukku secara personal, terutama dari segi lirik,” ucap Gavendri dalam keterangan resmi yang diterima MerahPutih.com, Jumat (2/2).
Baca juga:
Gavendri Sindir Orang yang Banyak Bicara dalam 'Wait A Minute'
Berangkat dari ide Gavendri untuk membahas tentang ketakutan akan masa depan, Tuantigabelas menyambutnya dengan sebuah bagan rap yang memberikan pesan penting.
Lagu ini menjadi pengingat untuk berhati-hati bagi yang belum mengalaminya, menjadi penyemangat bagi yang tengah menyesal untuk tetap tabah.
Lebih lanjut, Gavendri menggambarkan party sebagai kehidupan remaja. Di sini mereka hanya bersenang-senang, hidup asal-asalan, dan tidak bertanggungjawab.
Seiring waktu, pesta itu berakhir. Usia bertambah, manusia semakin dituntut untuk bertanggung jawab atas semua keputusannya pada masa lalu. Kehidupan justru baru dimulai.
“Menghadapi fakta bahwa dunia tidak lagi menyenangkan, orangtua yang semakin hari semakin menua, kehilangan orang yang dicinta, belum lagi mimpi dan realita yang semakin tidak sesuai. Pestanya telah usai, 'The Party Is Over', inilah kehidupan yang sebenarnya,” terang Gavendri.
Dengan segala kepedihan realita dalam lirik, Gavendri bersama dengan produser, Luthfi Adianto, membalutnya dengan inspirasi musik afrobeat soul,
Mereka memberikan unsur perkusi yang ritmik, bunyi-bunyian gendang dangdut agar lebih danceable, sekadar untuk menyampaikan pesan yang tidak tersirat: ketabahan menghadapi dunia yang tidak menyenangkan lagi. (far)
Baca juga: